Prabowo Ingatkan Aparat dan Pemerintah: Bersihkan Diri Sebelum Rakyat Bertindak
JAKARTA, PELITA KARAWANG - Presiden Prabowo Subianto mengajak aparat penegak hukum dan jajaran pemerintahan untuk melakukan pembenahan internal secara menyeluruh.
Ia menilai persoalan penegakan hukum dan kerugian negara yang terjadi saat ini perlu menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan agar lebih bersih dan berintegritas.
Prabowo menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak seharusnya dibebankan kepada satu pihak saja. Menurutnya, persoalan hukum dan tata kelola yang carut-marut merupakan tanggung jawab bersama yang harus dievaluasi secara kolektif.
“Saya tidak mau menyalahkan siapa pun, ini kesalahan kolektif kita,” ujar Prabowo dalam pernyataannya.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo sebagai bentuk evaluasi terbuka terhadap kondisi birokrasi dan penegakan hukum di Indonesia. Ia meminta seluruh pihak untuk tidak saling lempar tanggung jawab, melainkan bersama-sama mencari solusi pembenahan.
Lebih lanjut, Prabowo kemudian mengingatkan aparat dan pemerintah agar segera mengambil langkah pembenahan sebelum muncul tekanan yang lebih besar dari masyarakat. Menurutnya, pembersihan internal merupakan langkah yang lebih baik dan bermartabat daripada menunggu rakyat yang menuntut perubahan.
“Lebih baik kita bersihkan diri kita sendiri,” tegas Prabowo.
Pesan tegas tersebut menjadi penekanan terhadap pentingnya integritas, pengawasan internal, dan tanggung jawab bersama dalam pemerintahan. Prabowo ingin agar lembaga negara tidak menunggu disorot atau ditekan publik baru bergerak, tetapi proaktif melakukan bersih-bersih dari dalam.
Pembenahan internal diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara dan proses penegakan hukum yang selama ini dinilai masih perlu perbaikan.
Langkah pembersihan dari dalam pemerintahan dinilai menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan publik dan memastikan tata kelola negara berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan akuntabilitas.(*)
