Teheran Siapkan Serangan Darat Jika Diserang AS - Kilang Minyak Saudi Jadi Target, Harga Minyak Dunia Terancam Naik
Karawang :- Pemerintah Iran menyampaikan peringatan tertutup kepada pejabat kawasan mengenai potensi perluasan konflik militer, Senin (13/10/2026).
![]() |
| Teheran Siapkan Serangan Darat Jika Diserang AS - Kilang Minyak Saudi Jadi Target, Harga Minyak Dunia Terancam Naik |
Teheran menegaskan kesiapan melakukan operasi darat ke negara tetangga, mengincar fasilitas minyak Arab Saudi, serta menargetkan kapal perang Amerika Serikat (AS) apabila kembali diserang.
Laporan The Wall Street Journal (WSJ) Selasa 13 Oktober 2026 menyebut Iran tengah memperkuat situs nuklir, memperketat perbatasan, serta memulihkan kapabilitas rudal dan drone.
Memasuki bulan ketujuh ketegangan, belum ada tanda penurunan intensitas. Ancaman mencakup penenggelaman armada kapal AS di Timur Tengah dan serangan ke infrastruktur vital seperti kilang Saudi.
Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Mohsen Rezaei menegaskan pusat data regional, kabel internet bawah laut, hingga UEA bisa jadi sasaran.
Citra satelit Vantor menunjukkan pembangunan tanggul darurat di situs nuklir Gunung Pickaxe dan Natanz serta aktivitas di fasilitas Minzadayi timur laut Teheran.
Pengamat Chatham House Sanam Vakil menilai langkah Iran sebagai strategi keluar dari kebuntuan diplomatik dan ekonomi. Sementara FDD menyebut sebagai daya gertak sekaligus perencanaan matang.
Dari AS, Pentagon mengerahkan kelompok tempur kapal induk ketiga dan unit Marinir tambahan ke Timur Tengah. Di Selat Hormuz, tiga kapal komersial dilaporkan diserang, termasuk tanker Petro Dolphin di lepas Oman.(*)
