Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Tren Busana Muslim Perempuan 2026 yang Diprediksi Booming di Pasaran

Tren Busana Muslim 2026: Ungu Lilac Jadi Primadona, Abaya Modern dan Sustainable Fashion Mendominasi

Karawang :Industri modest fashion di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat di tahun 2026. Berdasarkan pantauan di pusat grosir Tanah Abang, Thamrin City, serta data dari marketplace, tujuh tren busana muslim perempuan diprediksi akan mendominasi pasar mulai awal tahun ini.
Foto saluran busana muslim terbaru lagi di top di 2026

Tren pertama adalah dominasi warna pastel, khususnya Lilac, Dusty Purple, Lavender, dan Digital Blue. Warna ungu yang sebelumnya identik dengan kesan mewah kini menjadi pilihan utama untuk acara formal seperti kondangan dan wisuda. Warna ini dinilai memberikan kesan elegan dan kalem namun tetap modern.

Kedua, model abaya modern dan gamis layering. Jika sebelumnya abaya identik dengan potongan lurus, tahun 2026 abaya hadir dengan potongan oversized, model kimono, hingga abaya coat yang menyerupai blazer panjang. Di kalangan Gen Z, istilah "gamis gacor" populer untuk menyebut gamis dengan banyak lapisan yang estetik untuk konten media sosial.

Ketiga, gamis berompi atau vest lepas pasang. Konsep multifungsi ini menjadi favorit karena ekonomis. Konsumen dapat memakai satu gamis untuk dua kebutuhan, formal dengan rompi dan kasual tanpa rompi. Harga di pasaran berkisar mulai dari Rp125 ribu hingga Rp450 ribu.

Keempat, material adem dan sustainable*. Kenyamanan menjadi faktor utama. Bahan seperti linen premium, katun Jepang, rayon viscose, dan ceruty babydoll paling diburu karena tidak panas. Selain itu, kesadaran lingkungan mendorong penggunaan bahan daur ulang dan pewarna alami.

"Pembeli sekarang sudah cerdas, tidak hanya melihat model tapi juga bahan dan nilai keberlanjutannya," ujar salah satu pelaku UMKM busana muslim di Karawang, Kamis (8/10/2026).

Kelima, siluet longgar dengan lengan dramatis. Konsep modest utility mengedepankan potongan flowy yang longgar, dilengkapi saku besar dan detail praktis. Detail lengan balon (balloon sleeve) dan bishop sleeve menjadi aksen yang memberikan kesan regal tanpa mengurangi prinsip menutup aurat.

Keenam, inovasi hijab teknologi. Hijab di tahun 2026 tidak hanya sekadar penutup kepala, tetapi dilengkapi teknologi seperti anti-bakteri, perlindungan UV, dan bahan cepat kering. Model multi-fungsi yang dapat dipakai untuk gaya casual, formal, hingga sporty juga banyak diminati.

Ketujuh, motif geometris dan etnik modern. Motif polos mulai ditinggalkan, digantikan dengan motif geometris, batik kontemporer, dan floral minimalis dengan tekstur unik seperti kain waffle.

Pengamat fashion modest menilai, tren 2026 menunjukkan bahwa busana muslim tidak lagi sekadar kewajiban, melainkan bentuk ekspresi identitas yang fungsional, stylish, dan beretika.(*)

Redaksi Pelita Karawang


Hide Ads Show Ads