Viral! Diduga Oknum Lurah di Sukabumi Ngamuk di Panggung Dangdut, Teriak Minta Hiburan Ditutup Gara-gara Tegur Penyawer
Sukabumi : Sebuah rekaman video yang memperlihatkan keributan di atas panggung hiburan di kawasan Cimanggu, Sukabumi, Jawa Barat, mendadak viral dan menyedot perhatian warganet. (03/10/26).
![]() |
| Viral! Diduga Oknum Lurah di Sukabumi Ngamuk di Panggung Dangdut, Teriak Minta Hiburan Ditutup Gara-gara Tegur Penyawer |
Peristiwa tersebut dipicu oleh aksi seorang penonton yang memberikan uang saweran dengan cara melemparkannya tepat ke arah wajah sang biduan.
Berdasarkan tayangan video, suasana panggung yang semula dipenuhi musik dangdut mendadak tegang usai tindakan penyaweran tidak sopan tersebut terjadi. Beberapa orang di sekitar panggung sempat menyampaikan teguran agar prosesi sawer dilakukan secara wajar dan tidak melecehkan penyanyi.
Namun, alih-alih menertibkan penyawer atau membela biduan yang disawer, seorang pria yang diduga merupakan lurah setempat berpakaian kemeja kotak-kotak justru emosi dan merebut mikrofon. Ia meminta panitia dan pemain musik untuk segera menghentikan pertunjukan hiburan tersebut.
"Udah kamu tutup! Tutup! Rusak kamu! Biduan kayak gitu kok kamu marah? Ya udah, tutup semua! ... Ini kan hiburan, tahu nggak!" teriak pria tersebut dengan nada tinggi di panggung.
Sikap tegas sekaligus emosional dari oknum pejabat lokal tersebut membuat suasana di sekitar panggung sempat hening sebelum akhirnya pertunjukan dihentikan. Kejadian ini pun memicu beragam respons dan kritik dari masyarakat terkait etika menyawer serta penanganan keributan di panggung hiburan rakyat.(*)
Sukabumi : Sebuah rekaman video yang memperlihatkan keributan di atas panggung hiburan di kawasan Cimanggu, Sukabumi, Jawa Barat, mendadak viral dan menyedot perhatian warganet. (03/10/26).
Peristiwa tersebut dipicu oleh aksi seorang penonton yang memberikan uang saweran dengan cara melemparkannya tepat ke arah wajah sang biduan.
Berdasarkan tayangan video, suasana panggung yang semula dipenuhi musik dangdut mendadak tegang usai tindakan penyaweran tidak sopan tersebut terjadi. Beberapa orang di sekitar panggung sempat menyampaikan teguran agar prosesi sawer dilakukan secara wajar dan tidak melecehkan penyanyi.
Namun, alih-alih menertibkan penyawer atau membela biduan yang disawer, seorang pria yang diduga merupakan lurah setempat berpakaian kemeja kotak-kotak justru emosi dan merebut mikrofon. Ia meminta panitia dan pemain musik untuk segera menghentikan pertunjukan hiburan tersebut.
"Udah kamu tutup! Tutup! Rusak kamu! Biduan kayak gitu kok kamu marah? Ya udah, tutup semua! ... Ini kan hiburan, tahu nggak!" teriak pria tersebut dengan nada tinggi di panggung.
Sikap tegas sekaligus emosional dari oknum pejabat lokal tersebut membuat suasana di sekitar panggung sempat hening sebelum akhirnya pertunjukan dihentikan. Kejadian ini pun memicu beragam respons dan kritik dari masyarakat terkait etika menyawer serta penanganan keributan di panggung hiburan rakyat.(*)
