Diduga Salah Kontruksi Bangunan Sekolah Ambruk - PELITA KARAWANG

Breaking

Post Top Ad

pasang

Rabu, 01 Februari 2017

Diduga Salah Kontruksi Bangunan Sekolah Ambruk


KARAWANG, PEKA – Kepala Dinas Pendidikan, Dadan Sugardan dan anggota DPRD Kabupaten Karawang, Fraksi Golkar, H. Asep Syaripudin atau H. Asep Ibe, siang tadi meninjau langsung kondisi bangunan sekolah dasar (SD) Negeri Ciptamargi II, Desa Ciptamargi, Kecamatan Cilebar yang ambruk akibat hujan deras dan tertiup angin kencang pada rabu sekitar pukul 4.00 Wib dini hari.
 
Sekolah Ambruk
Menurut kepala dinas pendidikan kabupaten karawang Dadan Sugardan mengatakan, bangunan sekolah tersebut merupakan bangunan dari tahun 2012, terjdinya roboh tersebut hanya bagian atapnya saja dan diduga akibat pemasangan baja ringan terlalu jauh dan menggunakan genteng yang bukan pasangan untuk bajaringan.
 
“Kita akan segera perbaiki dan akan membangun kembali bangunan sekolah ini. Dan bukan hanya ini saja namun untuk beberapa sekolah sudah kita cek dan diplotkan untuk mendapatkan rehab secepatnya,” kata ketika ditemui dilokasi sekolah tersebut, rabu (01/02/2017).

Ditempat yang sama Dewan Komisi D ini, H. Asep Ibe menuturkan, pihaknya sudah mengajukan kepada dinas pendidikan terkait perbaikan infrastruktur sekolah sebanyak 20 sekolah yang didanai dari CSR, untuk lebih dahulu meperioritaskan SDN Ciptamargi karena kondisinya sangat meperihatinkan. 

“Kami selaku DPRD sudah mendorong pemerintah daerah untuk perbaikan secepatnya. Ini ada kesalahan kontruksi yang mengakibatkan atap bangunan ambruk. Diduga ada kesalahan perencanaan RAB sebelumnya, dimana baja ringan malah dipasangkan dengan genteng jatiwangi yang bobotnya lebih berat,” katanya.

Sementara itu kepala sekolah SDN Ciptamargi II, Rahmat, Spd mengatakan, sebanyak tiga lokal dan satu kantor yang ambruk tadi malam. Sementara ini dirinya memanfaatkan beberapa ruangan yang masih tersisa untuk digunakan sebagai kegiatan belajar mengajar. 

“Beruntung kejadian tersebut pada waktu dini hari bukan saat kegiatan belajar dan mengajar. Sehingga tidak menimbulkan korban,” ujarnya.#dzr-novi.
Posting Komentar