Loading...

DPPKB Imbau Masyarakat Beralih Pakai KB Jangka Panjang

TERBITKAN PELITA KARAWANG on Jumat, Mei 05, 2017

KARAWANG, PEKA - Kepala Dinas Pengendalian Kependudukan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang, Rochuyun A Santosa, mengimbau masyarakat pasangan usia subur di Karawang, beralih gunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Imbauan itu menyusul semakin tingginya laju pertumbuhan penduduk (LPP) di Kabupaten Karawang. 

Ilustrasi
Rochuyun menerangkan Kabupaten Karawang saat ini menghadapi masalah kependudukan yang serius, selain tingginya LPP, angka migrasi masyarakat luar ke kabupaten Karawang juga cukup tinggi. Pihaknya khawatir jika tidak diantisipasi akan terjadi ledakan penduduk di kemudian hari. 

"Pembangunan di Karawang menjadi tidak relevan jika pertumbuhan penduduknya tidak terkendali. Masalah kependudukan merupakan akar, efeknya multidimensi, seperti  tanggungjawab ketersediaan hunian, pengangguran, persampahan, kesehatan, pendidikan, kriminalitas dan lebih banyak lagi," katanya.

Pihaknya merinci, berdasarkan data  yang diperolehnya dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Karawang, perkembangan penduduk Karawang selama beberapa tahun terakhir senantiasa bertambah. Pada tahun 2010 tercatat jumlah penduduk Karawang masih diangka 2,127,791 juta jiwa, tahun 2014 meningkat jadi 2,250,120 jiwa dan 2015 menjadi 2,273,579 jiwa. Sementara menurut data versi data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcatpil) Kabupaten Karawang data kependudukan tersebut jauh lebih tinggi.

"Kurang-lebih sudah mencapai 2,9 juta. Dilihat dari server realtime pencatatan yang dilakukan pihak Catpil. Jika data itu benar, berarti LPP di Karawang sangat tinggi, sudah melebihi ambang batas," paparnya.

Oleh karenanya, DPPKB meminta partisipasi masyarakat agar dapat beralih menggunakan MKJP, alasannya selain lebih aman, keuntungan masyarakat menggunakan alat kontrasepsi jangka panjang dapat menghemat biaya pengeluaran.

"Penggunaan kontrasepsi jangka panjang juga dapat membantu pemerintah dalam upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk. Masyarakat bisa beralih pada KB jenis tubektomi alias Metoda Operasi Wanita (MOW) maupun vasektomi alias Metoda Operasi Pria (MOP). Atau bisa pakai IUD atau implan," jelasnya.#oca-nv.

Previous
« Prev Post

Related Posts

Jumat, Mei 05, 2017