Penjelasan Ahli BNN Tentang Efek PCC

KARAWANG-.Puluhan remaja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa setelah diduga mengonsumsi oba...


KARAWANG-.Puluhan remaja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa setelah diduga mengonsumsi obat-obat keras seperti PCC, Tramadol dan Somadril.
Hasil gambar untuk PCC
Ahli kimia farmasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Pol Drs Mufti Djusnir, MSi, Apt, menjelaskan PCC dan Somadril sama-sama mengandung zat aktif carisoprodol. Sedang Tramadol berfungsi sebagai pereda nyeri pasca-operasi.

Jika disalahgunakan dan diminum bersamaan, ketiga obat tersebut akan menimbulkan efek berbahaya, mulai dari hilang kesadaran, kejang hingga overdosis yang berpotensi menyebabkan kematian.

"Tablet PCC itu mengandung zat aktif carisoprodol yang fungsinya melemaskan otot sehingga menghambat rasa sakit ke syaraf dan otak," kata Kombes Mufti Djusnir.

"Sedangkan Somadril kandungannya adalah carisoprodol dan paracetamol. Tramadol zat aktifnya hanya tramadol," sambung dia kemudian menjelaskan ketiga obat tersebut bersinergi jika dikonsumsi bersamaan dan menyebabkan pengguna tidak sadarkan diri.

Ia menjelaskan penyalahgunaan obat-obat itu akan menimbulkan efek seolah melayang atau terbang karena konsentrasi dan keseimbangan terganggu.

"Jika bersinergi bersama-sama ketiga obat itu, kalau dibiarkan disalahgunakan menjadi ketagihan," ujar dia.

"Hasil riset, obat-obat itu bisa menyebabkan addict, menjadi candu dan hasrat untuk mengulangi. Biasa pemakai tak cukup sesuai dosis, mereka akan menaikkan dosisnya, dari dua tablet, tiga, dan seterusnya," jelas Kombes Mufti.

Sebagian dari obat tersebut sudah ditarik dari peredaran, sedangkan penggunaan Tramadol harus dengan resep dokter.

Mufti memperingatkan penyalahgunaan ketiga obat tersebut bisa menyebabkan overdosis yang menimbulkan kematian. 

"Kalau berulang penyalahgunaan bisa OD, kematian sudah dekat. Gejalanya yang ditimbulkan  biasanya diawali panas dingin, berkeringat, linglung, batuk kemudian kejang," kata dia.

Penyalahgunaan obat-obatan itu juga bisa menyebabkan kecacatan syaraf.

"Apakah meninggalkan bekas cacat syaraf? Umumnya yang sudah konsumsi, bisa seperti itu. Obat ini menghambat otak, jelas yang terkena adalah otak," jelas dia.

Ia menambahkan, "Kalau bahasa halusnya ada syaraf yang 'putus' atau jadi tulalit."

Kombes Mufti Djusnir mengatakan efek yang ditimbulkan ketiga obat tersebut berbeda dengan narkoba jenis Flakka.

Menurut dia tablet PCC, Tramadol, dan Somadril merupakan obat yang melemaskan otot dan menyasar syaraf keseimbangan.

Sementara Flakka menyebabkan efek paranoid yang menyebabkan para penggunanya mengamuk bahkan tidak sadar sedang melukai diri sendiri.

"Berbeda, Flakka itu bisa membuat mengamuk karena menyebabkan paranoid. Sedangkan obat yang tadi efeknya melemasnya otot," katanya.

Ia menambahkan bahwa Flakka sudah masuk dalam kategori narkoba jenis baru, sedang PCC masih harus diuji apakah termasuk narkoba karena menimbulkan efek candu.

Selain itu, ia mengatakan, penyebab kasus-kasus yang terjadi pada remaja di Kendari juga harus dikonfirmasi berdasarkan uji laboratorium. Harus diketahui dengan jelas zat apa yang dikonsumsi korban sehingga mereka harus dibawa ke rumah sakit jiwa dan bahkan sampai ada yang meninggal dunia karenanya.

"Untuk menuju ke kasus itu, harus ada hasil uji laboratorium," katanya.

COMMENTS

bkd
budpar'
Nama

ADVETORIAL,12,AGAMA,1548,BERITA UTAMA,14450,BPK,3,BPN,2,BULOG,12,CELLICA,537,CIKAMPEK,418,CILAMAYA,522,DADAY HUDAYA,43,DAK,22,DANA BOS,69,DEWAN KARAWANG,720,DUKUN POLITIK,44,EDITORIAL,34,EDY YUSUF,24,EKONOMI,1799,FILM,15,FOKUS,19,gambar Ilustrasi,1,Gaya Hidup,6,GINA,5,H.BABAY SUMARNA,2,HANURA,2,HGN,72,HONORER,786,HUKUM,30,HUMOR,18,HUT KARAWANG,38,IDUL FITRI,18,IKLAN,7,INTERNASIONAL,1012,internasonal,2,ISU,149,JAWA BARAT,34,JOKOWI,140,KANDIDAT BUPATI KARAWANG,94,KAPOLRES,5,KARAWANG,9052,KARAWANG KOTA,268,KARAWANG SELATAN,125,KARAWANG UTARA,428,KEBUDAYAAN,292,KESAKTIAN PANCASILA,3,KESEHATAN,1167,KISAH,51,Klik tulisan dibawah,1,KOPERASI,42,KPK,424,KPU,134,KRIMINAL,3014,krimnal,1,KULINER,101,KURIKULUM,139,LEBARAN,24,LEMAHABANG,7,LINGKUNGAN,903,LOKER,3,MARJUKI,53,metropilitan,1,METROPOLITAN,478,MUDIK,78,NASIONAL,5209,olaharaga,1,OLAHRAGA,1393,PARPOL,1188,pasunda raya,1,pasundan,1,PASUNDAN RAYA,2553,PAUD,64,PDAM,4,PEMDA,434,PEMILU,4,PENDIDIKAN,4341,PENDIDIKAN UN,13,PENGUMUMAN,48,PEREMPUAN,1039,PERGURUAN TINGGI,303,PERISTIWA,2861,PERTANIAN,954,PIALA DUNIA BRASIL 2014,3,PILEG,275,PILGUB,583,PILKADA,965,PILKADES,291,PILPRES,196,PMI,85,PNS,13,POLITIK,484,PRAMUKA,76,PRESIDEN,202,PROFIL,22,ps,1,PUNGLI,13,RAMADHAN,592,REDAKSI,10,SAAN,52,SEJARAH,181,SEJARAH ISLAM,51,SEKOLAH DASAR,88,SEKOLAH MENENGAH,145,SELEBRITIS,315,SOSIAL,208,SOSOK,12,SURAT PEMBACA,14,TEKNOLOGI,216,TELAGASARI,212,TEMPURAN,474,TENAGA KERJA,1185,THR,1,UKG,10,UKK,3,ULUM,7,UN,251,UNIK,122,VIDEO,1,WAKIL BUPATI KARAWANG,131,YAYASAN,78,
ltr
item
PELITA KARAWANG: Penjelasan Ahli BNN Tentang Efek PCC
Penjelasan Ahli BNN Tentang Efek PCC
https://cdns.klimg.com/merdeka.com/i/w/news/2017/09/14/886693/670x335/bnn-sebut-puluhan-remaja-konsumsi-pcc-mengamuk-sampai-harus-diikat.jpg
PELITA KARAWANG
http://www.pelitakarawang.com/2017/09/penjelasan-ahli-bnn-tentang-efek-pcc.html
http://www.pelitakarawang.com/
http://www.pelitakarawang.com/
http://www.pelitakarawang.com/2017/09/penjelasan-ahli-bnn-tentang-efek-pcc.html
true
2625767566995437269
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy