Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ada Bantuan Uang Rp1 Juta dari Pemerintah untuk Pelajar, Yuk Daftar dan Cek di Sini

Thursday, December 17, 2020 | 08:40 WIB Last Updated 2020-12-17T01:40:30Z

Kabar gembira, ada bantuan uang tunai Rp1 juta dari pemerintah khusus untuk pelajar-mahasiswa.

Pelajar hingga mahasiswa bisa cek penerima bantuan Rp1 juta dari pemerintah secara online di link pip.kemdikbud.go.id.

Cara cek penerima bantuan uang tunai Rp1 juta dari pemerintah di link pip.kemdikbud.go.id.

Pelajar dan mahasiswa bisa buka browser dan masuk ke link pip.kemdikbud.go.id.

Pelajar

Akan ada perintah untuk memasukkan NISN, tanggal lahir, dan nama ibu kandung, setelah itu klik "Cek Data" dan nantinya informasi terkait menerima bantuan atau tidak akan muncul.

Bantuan ini merupakan Program Indonesia Pintar atau PIP.

PIP tersmasuk dalam bagian penyempurnaan Program Bantuan Siswa Miskin (BSM), sehingga bantuan uang tunai Rp1 juta ini ditujukan kepada siswa dari golongan keluarga miskin.

Adapun jumlah bantuan yang diberikan pemerintah dalam PIP, sebagai berikut.

  • Tingkat SD/MI sebesar Rp225 ribu per semester atau Rp450 ribu per tahun
  • Tingkat SMP/MTs sebesar Rp375 ribu per semester atau Rp750 ribu per tahun
  • Tingkat SMA/SMK/MA sebesar Rp500 ribu per semester atau Rp1 juta per tahun

Proses pencairan bantuan uang tunai Rp1 juta bisa dilakukan di Bank BRI dan Bank BNI.

Untuk pemegang KIP jenjang SD/ SMP/ SMK/ Paket A/ Paket B/ Kursus dapat mencairkan dana PIP di BRI.

Sedangkan pemegang KIP dengan jenjang SMA/Paket C dapat mencairkan dana bantuannya melalui bank BNI.

Proses pencairan bisa dilakukan secara kolektif dengan cara menghubungi sekolah. Dan diharuskan untuk emmbawa dokumen-dokumen yang ditentukan pihak sekolah.

Perlu diketahui, syarat lain bagi penerima bantuan Rp1 juta dari pemerintah adalah pelajar yang terdaftar sebagai peserta didik di Dapodik sekolah.

Sedangkan untuk pelajar di lembaga non formal, harus terdaftar di Dapoldik datuan pendidikan non formal. ***

×
Berita Terbaru Update
CLOSE
CLOSE