Iklan

Kapal FSRU Jawa Satu Terima Kargo LNG Perdana dari Kapal LNGC Tangguh Towuti

Redaktur
Tuesday, 20 April 2021, 15:02 WIB Last Updated 2021-04-20T08:02:47Z

Progres konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa-1 di Cilamaya Wetan, semakin mendekati tahapan commisioning. Ini ditandai dengan Kapal Unit Penyimpanan dan Regasifikasi Terapung atau Floating Storage Regasification Unit (FSRU) Jawa Satu menerima transfer perdana gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) dari Kapal LNG Carrier Tangguh Towuti. 
Kapal FSRU Jawa Satu Terima Kargo LNG Perdana dari Kapal LNGC Tangguh Towuti

Direktur Utama PT Jawa Satu Regas (JSR) Indra Trigha mengatakan, proses transfer LNG dari kapal LNG Carrier ke kapal FSRU tengah berlangsung. "Tepatnya sejak kemarin sore, proses transfer ini sudah dimulai dan rencananya berlangsung hingga Rabu dini hari nanti," kata Indra, Selasa (20/4). 

Kapal FSRU Jawa Satu Terima Kargo LNG Perdana dari Kapal LNGC Tangguh Towuti

Kapal pengangkut LNG Tangguh Towuti ini sambungnya, merapat di Terminal Khusus PT Jawa Satu Power yang berada di Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Senin pagi (19/4). Kapal ini memiliki kapasitas mengangkut LNG sebanyak 145.000 m³. Maka sesuai time schedule, sebutnya, proses commisioning PLTGU Jawa-1 akan dilakukan pada Mei nanti. "Untuk commisioning nanti, kami memerlukan empat kargo LNG. Jadi masih tersisa tiga kargo yang akan dikirim," kata Indra.

Direktur Utama PT Jawa Satu Regas (JSR) Indra Trigha bersama Hardi Hanafiah, VP Indonesia BP Berau Ltd

Hardi Hanafiah, VP Indonesia BP Berau Ltd, mengatakan, Tangguh LNG sangat bangga bahwa melalui kargo LNG perdana ini, pihaknya dapat mendukung kegiatan commissioning PLTGU Jawa-1. "Terima kasih kepada pihak PT Jawa Satu Power atas kerja samanya, kami harap hubungan yang baik ini dapat terus berlangsung ke depannya, " ujarnya.

Kapal FSRU ini memiliki arti penting dalam operasional PLTGU Jawa-1. Keberadaan kapal ini menjadi fasilitas pendukung utama yang langsung terintegrasi dengan PLTGU Jawa-1. 
Kapal ini menyediakan fasilitas penyimpanan dan regasifikasi terapung yang menjadi bahan bakar turbin pembangkit listrik. Selanjutnya, gas dikirim melalui pipa sepanjang 21 kilometer ke fasilitas pembangkit untuk menghasilkan listrik.

Kapal FSRU ini memiliki kapasitas kargo penyimpanan gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) sebesar 170.150 m3 dengan kapasitas unit regasifikasi 300 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD). Di dalamnya terdapat empat train unit vaporizer regasifikasi masing-masing berkapasitas 100 MMSCFD yang dapat meregasifikasi LNG secara terus menerus.

PLTGU Jawa-1 adalah pembangkit listrik bertenaga gas dengan turbin ganda (CCGT, Combined Cycle Gas Turbin) berkapasitas 1.760 MW. Proyek ini berlokasi di desa Cilamaya, Kabupaten Karawang Jawa Barat.

Proyek ini mengintegrasikan fasilitas gas dengan pembangkit listrik yang terdiri dari PLTGU 1.760 MW, FSRU, pipa gas antara PLTGU dengan FSRU, dan jalur transmisi yang menyambungkan PLTGU dengan titik interkoneksi. LNG yang dipasok oleh PLN akan diterima dan diregasifikasi di unit FSRU dan selanjutnya dialirkan dalam bentuk gas ke unit PLTGU Jawa-1 melalui pipa gas offshore dan onshore. (Rd/rls)


Silahkan Komentar Anda

Tampilkan


Berita Terkini


Kilas Pendidikan



Berita Seputar Desa

DEWAN KARAWANG

+

PERTANIAN

+

DUNIA OLAHRAGA

+
X
X
×
BERITA UTAMA TERKINI