×

Iklan

Indeks Berita

BIN Bongkar Modus Baru Terorisme, Ngeri Banget Libatkan Kaum Perempuan dan Kaum Milenial

1 Sep 2021 | Rabu, September 01, 2021 WIB Last Updated 2021-08-31T17:23:36Z

Badan Intelijen Negara (BIN) bongkar modus baru teroris dalam menjalankan aksi terornya saat ini yang patut diantisipasi oleh pihak-pihak terkait.

"M​​​​enempatkan perempuan sebagai 'pengantin' aksi terorisme sebagai modus pertama," kata Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto dalam diskusi virtual yang digelar Divisi Humas Mabes Polri, Selasa (31/8)

Foto Ilustrasi : Densus 88

"Perempuan efektif digunakan karena masyarakat dan aparat penegak hukum cenderung tidak curiga," sambungnya.

Wawan mencontohkan peran perempuan dalam aksi terorisme pada masa kejayaan ISIS memiliki Brigade Khansaa yang secara khusus berisi kaum perempuan.

Dia juga menyebutkan aksi lone wolf atau serangan teror seorang diri sebagai modus dan aksi terorisme yang paling memungkinkan untuk terjadi di kemudian hari akibat radikalisasi diri sendiri.

Modus baru berikutnya juga terkait dengan pendanaan terorisme, yakni melalui kotak amal yang digunakan dan disebarkan dengan menyamar sebagai kegiatan yang dilakukan oleh yayasan atau panti asuhan.

"Pendanaan terorisme melalui kotak amal ini menunjukkan masih aktifnya gerakan bawah tanah kelompok teror," kata Wawan.

Selain itu, modus terorisme dengan menggunakan milenial juga harus menjadi perhatian serius saat ini.

Wawan mengatakan bahwa milenial yang sedang dalam pencarian jati diri dan identitas serat membuat kalangan tersebut rentan terpapar paham radikal. Adapun sasaran utamanya adalah kaum muda berusia 17 sampai 24 tahun.

"Penyebaran radikalisme terhadap generasi muda patut diwaspadai mengingat mereka merupakan pengguna aktif media sosial yang rentan untuk menyebarkan narasi-narasi radikal," ujarnya.

Oleh karena itu, BIN merekomendasi di antaranya agar Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Polri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, harus mengoptimalkan patroli siber untuk menindak akun-akun radikal. (ANT)

×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS