×

Iklan

Indeks Berita

Program Ketahanan Pangan Garapan TNI AD Panen Jagung di Tegalwaru

12 Agu 2022 | Jumat, Agustus 12, 2022 WIB Last Updated 2022-08-12T16:06:49Z
Program Ketahanan Pangan yang diperintahkan langsung oleh KASAD, Jendral TNI Dudung Abdurachman dalam rangka memperkuat stok pangan dimasa Pandemi Covid-19, terus dilakukan oleh seluruh jajaran TNI AD.
Foto : Program Ketahanan Pangan TNI AD Masuki masa panen Jagung di Kecamatan Tegalwaru


Saah satunya adalah penanaman jagung yang sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu, kini sudah bisa untuk dipanen.

Bertempat di Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jum'at 12 Agustus 2022, dilakukan panen tanaman jagung dalam rangka program ketahanan pangan, sekaligus peresmian 100 titik TNI-AD Manunggal Air secara vicon oleh KASAD TNI.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Danrem 063/SGJ, Kolonel Inf Dany Rakca, S.AP, M.Han, Dandim 0604/Karawang, Letkol Kav Makhdum Habiburrahman, Muspika Tegalwaru, serta Masyarakat petani jagung wilayah setempat. 

Disampaikan Danrem, Program Ketahanan Pangan ini sudah berjalan, hari ini kita lakukan panen jagung, sekaligus meresmikan 100 titik TNI-AD Manunggal Air yang mana sebagai salah satu upaya untuk mengatasi masalah ketersediaan air bersih untuk masyarakat.

Kodim 0604/Karawang sebagai pemilik teritorial di Kabupaten Karawang terus berupaya hadir dalam masyarakat, seperti yang saat ini dilakukan adalah pipanisasi air. 

"Peresmian pembangunan ada 100 titik air pengisian pompa di seluruh Indonesia, salah satunya di wilayah Kabupaten Karawang ada tiga titik yang sudah terbangun dari 7 yang direncanakan,"ucap Danrem.

Ditambahkan Danrem, tujuan pembangunan 100 Titik TNI-AD Manunggal Air, pertama adalah sesuai dengan perintah, bahwa TNI AD harus dapat memberikan solusi dalam setiap masalah di wilayahnya.
Foto : Program Ketahanan Pangan TNI AD Masuki masa panen Jagung di Kecamatan Tegalwaru

"Salah satu masalah dasar adalah, masalah air yang mana di wilayah ini ada sebagian tempat yang masih perlu penyiapan air untuk membantu masyarakat, khususnya kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan-kebutuhan pendukung,"jelas Danrem.

Danrem 063/SGJ berharap, masyarakat dari mulai tingkat Desa bersama Muspika untuk mencari lagi titik-titik mana yang selama ini belum tersedia air bersih yang terkendala untuk kebutuhan masyarakat.

"Secara hirarki laporkan kepada Pak Dandim, nantinya untuk diajuakan ke komando atas secara bersinergi dan berkolaborasi dalam segi pengadaannya dalam pembangunannya," pungkasnya. (Rd)
×
Berita Terbaru Update
CLOSE ADS
CLOSE ADS