*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Provinsi Maluku Juara Umum Pesparani Nasional II 2022

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik 2022 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, berakhir. Upacara penutupan dan pengumuman pemenang dihadiri 1.102 peserta dan ribuan warga yang memadati Stadion Oepoi Kupang, Senin (31/10/2022) malam.

Dalam ajang ini, Provinsi Maluku menjadi juara umum. Maluku unggul pada kategori Paduan Suara Dewasa Pria Campuran, Cerdas Cermat Rohani Anak, Cerdas Cermat Rohani Remaja, Mazmur Orang Muda Katolik dan Bertutur Kitab Suci. Maluku berhasil meraih 11 gold dan 5 champion.

Pada urutan kedua, Provinsi Jawa Tengah yang unggul pada Paduan Suara Remaja Gregorian, Paduan Suara Orang Muda Katolik Campuran, dan Mazmur Dewasa. Sementara Provinsi Kalimantan Timur berada di peringkat ketiga, unggul pada Paduan Suara Anak.

Provinsi Kalimantan Barat pada urutan berikut. Mereka mendominasi cabang Paduan Suara Orang Muda Katolik Kategori Nyanyian Liturgi Etnik. Sementara DKI Jakarta unggul pada Paduan Suara Dewasa Wanita.

Tuan rumah Nusa Tenggara Timur unggul pada kategori Mazmur Remaja. Sedangkan Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) diraih Provinsi Jawa Barat.

"Dari akumulasi perolehan nilai, Provinsi Maluku berhak mendapatkan Juara Umum Pesparani 2022 mengungguli rekannya dari 33 provinsi lainnya," demikian pengumuman panitia pada malam penutupan Pesparani yang diikuti tepuk tangan peserta dan warga yang hadir.

Romo Bery selaku pendamping kontingen Maluku mengatakan, prestasi provinsinya pada ajang Pesparani II ini berkat kerja keras, doa, dan dukungan semua pihak.

“Kami kerja keras mempersiapkan diri untuk Pesparani II. Kami seleksi setiap peserta secara ketat. Tidak semua peserta juara Provinsi secara otomatis akan mewakili Provinsi Maluku ke ajang Pesparani Nasional. Kami seleksi satu persatu sampai menemukan yang terbaik. Itulah yang akan mewakili Provinsi Maluku diajang Pesparani Nasional,” ungkap Romo Bery.

“Prestasi ini juga berkat dukungan dan doa semua masyarakat Maluku. Pengalaman Pesparani I di Ambon menjadi guru terbaik bagi kami untuk belajar dan meraih prestasi,” sambungnya.

Sebagai juara umum, selain memboyong piala bergilir dan piala tetap, Provinsi Maluku juga berhak atas dana pembinaan sebesar Rp50 juta.

Piala bergilir Pesparani diserahkan Wakil Menteri Agama H. Zainut Tauhid Sa'adi kepada kontingen Provinsi Maluku. Wamenag berpesan agar Pesparani terus maju dan menjadi pelopor dalam berkreasi mengembangkan budaya musik dan lagu Gereja Katolik.

"Pesparani harus berkontribusi dalam kekayaan khazanah budaya nusantara. Semua peserta Pesparani hendaknya menjadi duta damai, persatuan, dan persaudaraan," pesannya.(bag)

Komentar0