*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Pengumuman : Perubahan Jadwal Pemberangkatan Calon Jemaah Haji 2023 Asal Kabupaten Karawang

Terdapat perubahan jadwal pemberangkatan Calon Jemaah Haji 2023 Kabupaten Karawang, perubahan tersebut hasil dari rapat teknis Kementerian Agama RI (Kemenag RI) yang telah dikoordinasikan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk bisa segera diumumkan kepada masyarakat.
Foto : Jadwal pemberangkatan haji Karawang


Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) pada Setda Kabupaten Karawang, Rohmana Setiansyah menjelaskan, perubahan jadwal ini terdapat penambahan kloter yang semula ada 5 kini menjadi 6.

Ia merinci, perubahan kloter tersebut yang mulanya kloter 8, 18, 33, 45, dan 65, berubah menjadi 11, 18, 33, 38, 45 dan 65.

"Perubahan ini terdapat pada kloter 8, di mana dipecah menjadi dua yakni kloter 11 dan kloter 38. Adapun jadwal titik kumpul terdapat perubahan juga, yang awalnya kloter 8 dilaksanakan pada Jumat 26 Mei 2023 menjadi Sabtu 27 Mei 2023 dengan jam titik kumpul pada 15.05 WIB dan pemberangkatan satu jam kemudiannya di 16.05 WIB," ujarnya usai memimpin Rapat Persiapan Hari Lahir Pancasila 2023 di Ruang Rapat Setda, Kamis (25/5/2023)

Rohmana menambahkan, pada kuota kloter tersebut terjadi perubahan pula, pada kloter 8 sebelumnya sebanyak 472 orang berubah menjadi 397 pada kloter 11 dan 100 pada kloter 38.

Kemudian, lanjut dia, untuk kloter-kloter pada 18, 33, 45 dan 65 tidak ada perubahan baik dari hari, jam pemberangkatan hingga kuota, dan juga untuk tempat atau lokasi pemberangkatan tidak ada perubahan, tetap di onif Para Raider 305/Tengkorak, Telukjambe Timur.

"Untuk lebih jelasnya akan diinfokan melalui infografis, supaya lebih detail apa saja yang terjadi perubahan pada pemberangkatan musim haji pada tahun ini," tuturnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada pengantar Calon Jemaah Haji 2023 di Kabupaten Karawang untuk bisa tertib agar pemberangkatan bisa berlangsung lancar. Sebab, bagi yang mengantar masuk ke dalam dibatasi serta hanya yang memiliki id card saja.

"Jadi yang hanya bisa masuk adalah pengantar yang menggunakan id card, kita sudah mempersiapkan di mana ketentuannya 1 jemaah bisa didampingi oleh 1 pengantar. Mobil tidak masuk karena langsung ke parkiran," ucapnya. (Gj)

Komentar0