Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana meninjau lokasi pembangunan Mako Brimob di wilayah Ciampel, Karawang. Dia menginginkan, pembangunan berjalan lancar tanpa ada kendala.

Foto : pertemuan pembangunan Mako Brimob di Karawang beberapa waktu lalu

Dalam kesempatan itu, Bupati Cellica Nurrachadiana turut didampingi Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono, Kepala Kantor ATR/BPN, Nurus Solichin serta pihak pengelola kawasan industri KIM dan Suryacipta.

Menurutnya, keberadaan markas Brimob di Karawang diperlukan untuk mendukung keamanan ibukota jelang pemilu 2024.

Selain itu juga untuk memastikan keamanan Karawang sebagai daerah pertumbuhan ekonomi tertinggi ke 5 dengan berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) unggulan.

“Insya Allah, melalui pertemuan ini, kita carikan solusi terbaik, win-win solution agar pembangunan Markas Brimob di Karawang lancar, tidak menemui kendala dan sukses,” ujar Cellica dari keterangannya, Kamis (10/8).

Ia mengurai, urusan pertahanan dan keamanan ialah kewenangan pemerintah pusat. Oleh karena itu, pemda hadir sebagai fasilitator dalam pembangunan pangkalan Brimob yang diperkirakan seluas 300 hektare ini.

Baginya, Karawang sebagai sentra investasi mesti beriringan dengan sisi keamanan yang harus ditingkatkan.

“Keamanan dan investasi adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Keamanan harus kita utamakan, seraya memastikan iklim investasi berjalan dengan baik,” tegasnya.

“Hal-hal teknis, detail lainnya, akan kami bahas bersama Brimob dan teman-teman Kawasan agar secapatnya pembangunan Mako bisa dikerjakan,” tutup Cellica.(*)