Foto : Kegiatan Babaritan warga Bojong Ss Cilamaya Sikapi Tragedi Sanggabuana

Warga Bojong Ss Desa Cilamaya Kecamatan Cilamaya di hempas musibah duka pekan kemarin. Karena, 6 warganya meninggal dunia dalam 4 hari pada musibah di Gunung Sanggabuana.

Akibat tragedi ini dan banyaknya warga Bojong yang meninggal selama 4 hari terakhir, ratusan masyarakat setempat berkumpul dalam rangkaian kegiatan baritan yang di kemas dalam doa-doa berjamaah untuk almarhum dan juga penolak bala pada Rabu (3/7/2023).

Tokoh masyarakat Bojong Ss Cilamaya, Yayan S Mulyana mengatakan, menyikapi musibah yang menimpa warga Bojong ss Desa Cilamaya pada Minggu kemarin kehilangan 6 warga meninggal dunia dalam 4 hari. Hari ini, Rabu 2 Agustus 2023 warga Bojong mengadakan baritan yang di kas dal doa sebagai ungkapan untuk menolak bala. 

Baritan ini, sebut Yayan, dipimpin langsung oleh tokoh Agama setempat yakni KH. Nanang Hilman Mugni dan di inisiasi oleh Karangtaruna Bojong Ss beserta Ketua RT dan Kepala Dusun. 

"Jadi yang hilang dan meninggal berurutan selama 4 hari sebanyak 6 orang warga kampung Bojong Ss ini, jadi kita gelar baritan tolak bala dan mendoakan para almarhum," Ungkapnya. 

Ia berharap, lewat baritan selain menjaga silaturahmi satu dengan yang lainnya juga menjadi ajang melayangkan doa bagi almarhum warga Bojong Ss yang meninggal dunia dengan penuh harap, kejadian serupa tidak terulang oleh warga bojong Ss baik di daerah pegunungan maupun laut.

"Kita berharap kejadian duka ini terulang pada warga Bojong Ss, " Ungkapnya. (Rd)