Meski terlihat telah tertata rapih wilayah pertengahan kota di Karawang, masih terdapat beberapa tempat yang terlihat gulungan kabel bahkan terlihat kabel yang menjuntai jatuh di trotoar. Maman (43), pedagang siomay sekitar Masjid Al-Jihad menyampaikan ia merasa takut tersengat listrik akibat kabel yang tidak tertata rapih. Ia pun menambahkan mempunyai rasa takut tersandung akibat kabel tersebut.

Foto : Gulungan kabel di jalan raya depan Al Jihad

“Mengganggu juga takutnya ada pejalan kaki yang terserimpet dan bisa jatuh. Kita juga tidak tahu ada aliran listriknya atau tidak. Banyak kabel yang semerawut di sekitar area ini karena pekerjaannya tidak rapih,” ujarnya.

Selain pedagang siomay, terdapat pula pedagang buah, Jejen yang mempunyai keinginan agar pemerintah segera merapihkan semua kabel tersebut. Ia mengungkapkan perapihan ini bertujuan untuk menghindari musibah kebakaran dan yang lain akibat kabel yang tidak rapih. Ia melanjutkan di area tersebut terdapat kendaraan dan pejalan kaki yang melewati.

“Menurut saya sebenarnya mengakibatkan takut kena setrum, kebakaran jadi jangan sampai semerawut dan harus di rapihkan. Apalagi ini di jalan raya jangan sampai terkena truck dan kendaraan. Saya ingin agar semua ini dirapihkan,” ungkapnya.

Pedagang asongan, Sarim mengungkapkan hal ini telah menjadi wewenang dan kebijakan dari pemerintah terkait. Ia menyampaikan mempunyai ketakutan terkena aliran listrik akibat kabel tersebut.

“Saya tidak mengurusi kabel itu kan urusannya pejabat. Saya takut kesetrum dari kabel yang seperti ini,” pungkasnya.

Sementara itu hingga berita ini ditulis belum ada pemerintah dan instansi terkait yang memberikan konfirmasi.