Dampak El Nino saat kemarau panjang dikhawatirkan memicu munculnya berbagai penyakit. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang mengimbau warga memakai masker saat beraktivitas.

Foto ilustrasi : Orang pakai Masker dan Payung saat diluar rumah

Kepala Dinkes Karawang, Endang Suryadi meminta masyarakat lebih waspada terhadap risiko penyakit yang bisa timbul dari dampak El Nino. Pencegahan itu bisa dilakukan melalui penggunaan masker.

Kalo gak perlu-perlu amat tidak usah keluar di siang hari, kalo memang ada keperluan bisa memakai masker, topi, bahkan kalo perlu pakai payung,” ujarnya, Jumat, 1 September 2023.

Endang memperkirakan, puncak fenomena El Nino akan berlangsung selama bulan Agustus-September. Untuk itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap berbagai penyakit yang biasa timbul akibat perubahan cuaca.

Penyakit-penyakit tersebut, kata dia, karena hawa yang terlau panas serta banyaknya debu yang bertebaran.

“Harus diantisipasi, biasanya penyakit yang timbul akibat perubahan cuaca itu batuk, pilek, faringitis (radang tenggorokan),” sebutnya.

Solusi lain masyarakat bisa menerapkan pola hidup sehat seperti meminum air putih dengan kadar yang cukup, serta banyak memakan buah-buahan agar meningkatkan daya tahan tubuh.

A

Endang menyebut daerah paling rawan dari fenomena El Nino ini adalah Wilayah Utara Karawang. “Daerah pesisir itu paling rawan ya, didekat-dekat pantai biasanya tingkat panasnya tinggi, karena dekat laut dan tidak banyak pohon,” pungkasnya.(**)