Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Polda Jabar Terjunkan Penilaian Kampung Bebas dari Narkoba, Karawang Bisakah Juara ?

Polda Jabar sudah terjunkan tim penilaian untuk Kampung Bebas Dari Narkoba (KBDN), pada sejumlah daerah yang masuk wilayah kekuasannya. (25/9/23).

Tim penilai lomba tersebut di antarnya AKBP Herryanto (Kabag Binops Ditresnarkoba Polda Jabar), AKBP Chries, (Penyidik Madya Ditresnarkoba Polda Jabar), Satori (Kasubbag Anev Ditresnarkoba Polda Jabar), Aipda Dany Sobari ( Staff Bagbinopsnal Ditresnarkoba), Aipda Dadang Hidayat ( Staff Bagbinopsnal Ditresnarkoba), dan Aipda Agis Juwarianto ( Staff Bagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jabar).

Adapun Polres yang sudah dilakukan penilain di antaranya Polres Sumedang, Polresta Bandung, Polres Cimahi, Polrestabes Bandung, Polres Purwakarta, Polres Karawang, Polres Subang, Polres Pangandaran, Polres Banjar, dan Polres Ciamis.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan bahwa dengan kedatangan tim penilai diharapkan dapat memberikan perspektif baru dan memperbaiki program yang telah ada. “Program ini menjadi wujud nyata upaya kepolisian bersama masyarakat dalam melawan penyalahgunaan Narkoba serta bentuk silaturahmi Polri dengan masyarakat, juga upaya edukasi tentang bahaya Narkotika berikut dampaknya.” jelas Ibrahim Tompo.

Penilaian terhadap indikator lomba KBDN berupa rencana kerja dan anggaran, struktur Posko, MoU, SOP penanganan perkara, amplifikasi, dan testimoni masyarakat.

Dan terbaru untuk tim penilai KBDN  telah terjun ke Desa Ciliang Kecamatam Parigi, Kabupaten Pangandaran ( Polres Pangandaran ), Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar (Polres Banjar), dan Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis (Polres Ciamis,red ), pada Minggu (24/09/2023).

Pada kegiatan tersebut Kombes Pol J.R. Manalu bertindak selaku Penanggung jawab dan AKBP Herry Affandi S sebagai Wakil Penanggung Jawab.

Sebatas informasi, Polres Karawang secara resmi telah melaunching Kampung Bebas Narkoba di Desa Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya,pada beberapa waktu yang lalu.

Maraknya penyalahgunaan dan transaksi Narkoba di Kabupaten Karawang masih terjadi hingga saat ini, baik pengedar ataupun penggunanya. Maka dari itu sinergitas Polri bersama masyarakat mewujudkan kampung bebas dari Narkoba untuk menyelamatkan para generasi bangsa.

Narkoba merupakan masalah serius yang memerlukan perhatian bersama. Pemerintah daerah wajib siap bersinergi dengan Polres dalam upaya pencegahan, pemberantasan, dan penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Karawang dan harus pula dibangun juga terbentu sebuah komitmen bersama untuk menjaga wilayah atau daerah dari bahaya narkoba.
Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Arif Zaenal

Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Arif Zaenal pada beberapa waktu saat berbincang sebutkan, Kampung Bebas Dari Narkoba (KBDN) dibangun untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan Narkoba di Bumi Pangkal Perjuangan. 

“Kegiatan tentunya memerlukan sinergitas antara anggota kepolisian, BNN,Koalisi Anti Narkoba dan Pegiat sosial lingkungan, serta dukungan masyarakat setempat sangat diperlukan guna mewujudkan harapan bersama yakni masyarakat Karawang bersih,bersinar dan bebas dari Narkoba, ucap Arif Zaenal, menandaskan.

Thoyib satu tokoh masyarakat Karawang yang berdomilisi di Kecamatan Rawamerta menyatakan mendukungnya untuk upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba oleh pihak-pihak terkait utama Polres setempat. 

Menurutnya, masyarakat desa memiliki keistimewaan dengan soliditas tinggi yang senantiasa menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara. Tak hanya menjauhkan desa dari Narkoba.Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) desa juga harus ditingkatkan, tegasnya. Desa-desa kita alhmdulillah masih punya kapital sosial yang membanggakan, masih punyai budaya. Tinggal bagaimana menyelamatkan diri dari Narkoba, menyelamatkan dari kebodohan dan menyelamatkannya dari kemiskinan, ujarnya. Meningkatkan kualitas SDM satu kampung atau desa, lanjutnya, tak hanya berpengaruh pada kemandirian wilayah, namun bisa  menumbuhkan rasa bangga masyarakat menjadi warga desa setempat dan tentunya sebagai warga Indonesia. Kita bersyukur negera kita khsusunya Kabupaten Karawang mempunyai kapital sosial yang sangat berharga dan sangat mahal. Kita punya masyarakat perdesaan yang baik juga santun. Yang masih solid, memiliki kepribadian mantap selain masih memiliki norma-norma sosial yang oke juga kebudayaan yang sangat tinggi juga terhormat, tandasnya.

Thoyib tandaskan pula, Karawang mempuyai kapital sosial dan itu merupakan seperangkat sumber daya yang inheren dalam hubungan keluarga dan dalam organisasi sosial komunitas serta sangat berguna bagi pengembangan kognitif dan sosial seorang anak, (*)
 


Hide Ads Show Ads