*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Panglima Panglima TNI Baru Punya Harta Rp19,3 Miliar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi melantik Jenderal TNI Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI, di Istana Negara, Rabu (22/11/2023). Usai dilantik, Jenderal Agus pun membicarakan sosok penggantinya untuk menduduki posisi KSAD (Kepala Staf TNI Angkatan Darat).

Jenderal Agus menyebut, calon KSAD selanjutnya harus berpangkat bintang tiga dan memiliki kualitas yang memenuhi syarat (eligible). Meski demikian, ia menyebut masih mencari sosok penggantinya di matra darat tersebut.

Jenderal Agus

"Belum-belum. Kita lihat saja (Jendral) bintang 3 yang eligible (siapa)," kata Jendral Agus.

"Kalau mau jadi KSAD harus bintang tiga yang eligible dan strategis. Kemudian, dari KSAD jadi Panglima TNI pernah menjabat (kastaf) angkatan, tidak ujug-ujug, semuanya harus berprestasi.",

Salah satu jenderal bintang tiga yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat KSAD adalah Pangkostrad Letjen Maruli Simanjuntak. Maruli sebelumnya pernah mengatakan, penugasan terhadap dirinya merupakan penilaian dari atasan, sehingga dirinya hanya tinggal mengikuti saja.

"Kita sebagai tentara kan harus selalu siap ditugaskan. Dan yang menilai kan atasan-atasan kita, jadi kita siap aja," ucap Maruli beberapa waktu lalu.

Jenderal Agus dilantik menjadi Panglima TNI menggantikan Laksamana Yudo Margono yang akan memasuki masa pensiun. Untuk diketahui, sebelum dilantik sebagai Panglima TNI, yang bersangkutan menjabat sebagai KSAD.

Jenderal Agus dilantik menjadi Panglima TNI berlandaskan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 102/TNI/Tahun 2023. Yaitu tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia.

Dikutip dari berbagai sumber, Agus merupakan jebolan Akademi Militer (Akmil) 1991. Ia lulusab dari kecabangan infanteri Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Karier Agus berlahan mulai menanjak saat dipercaya menjabat Komandan Kodim 0735/Surakarta pada 2009-2011. Jabatan tersebut diemban Agus di era Wali Kota Solo saat itu, Joko Widodo, yang kini menjadi Presiden.

Setelah dari Kodim 0735/Surakarta, ia menjabat Waasops Kasdivif 2/Kostrad pada 2011, Asops Kasdam I/Bukit Barisan pada 2014-2015. Berikutnya dosen madya Seskoad pada 2015, dan Pamen Denma Mabesad pada 2015-2016.

Setelah itu, ia menjadi Komandan Rindam II/Sriwijaya pada 2016-2017, Komandan Korem 132/Tadulako pada 2017-2018. Selanjutnya Pamen Denma Mabes TNI pada 2018-2019, dan Wadanpussenif Kodiklatad pada 2019-2020.

Selain itu, Agus pernah menjabat Komandan Korem 061/Suryakencana pada 2020 dan Komandan Paspampres pada 2020-2021. Ia juga menjabat Pangdam III/Siliwangi pada 2021-2022 dan Wakasad pada 2022.

Presiden Joko Widodo melantik Jenderal Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11/2023). Jenderal Agus menggantikan Laksamana Yudo Margono yang pensiun pada 26 November 2023.

Jenderal Agus diketahui memiliki harta Rp19,3 miliar. Hal itu berdasarkan berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang terakhir dilaporkannya.

Agus terakhir melaporkan LHKPN saat menjabat sebagai wakil kepala staf TNI AD. Ia melaporkan LHKPN pada 31 Maret 2023 untuk laporan periodik 2022.

Mengutip elhkpn.kpk.go.id, Rabu (22/11/2023), harta Jenderal Agus didominasi tanah dan bangunan dengan nilai total Rp16 miliar. Mantan KSAD itu memiliki 11 bidang tanah dan bangunan.

Tanah dan bangunan ini tersebar di beberapa kota. Di antaranya Bandung, Bandung Barat, Pangandaran, Karanganyar, Poso, Cimahi, Jakarta Timur, dan Bogor.

Sementara untuk kendaraan, Agus memiliki mobil Nissan tahun 2011 seharga Rp70 juta. Agus juga memiliki harta bergerak lainnya dengan total Rp1,59 miliar, serta kas dan setara kas senilai Rp1,63 miliar.

Dalam LHKPN itu, Agus mengaku tidak memiliki utang. Dengan demikian, total harta Agus sebesar Rp19,3 miliar.(*)

Komentar0