*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Banjir di Braga Bawah Mulai Surut, Sisakan Lumpur

Banjir di kawasan Braga bawah  pada Kamis (11/1/2024) mulai surut pada Jumat (12/1/2024) ini. Kini pacabanjir tinggal sisa lumpur masih terlihat di jalan dan rumah warga.

Banjir di Braga Bawah Mulai Surut, Sisakan Lumpur

Warga Braga bawah tampak kelelahan membereskan rumahnya. Mereka tampak berupaya membereskan barang-barang yang berantakan di depan rumah untuk sekedar dapat beristirahat.

Situasi di Braga bawah sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan warga setempat. Namun kondisinya tidak mudah karena  lumpur sangat bamyak,

Asep,seorang warga mengatakan ia dan keluarga tetap tinggal di karena khawatir terjadi apa-apa. "Biar di rumah saja walau kotor karena jaga-jaga kalau terjadi apa-apa di rumah,"kata Asep.

Kawasan Braga bawah yang diterjang banjir letaknya dibawah jalan Braga yang sehari-hari ramai dengan kegiatan wisata. Ketika RRI memyusuri lokasi bekas banjir, terlihat lokasi pemukiman warga memang sangat dekat dengan sungai.

Sementara kawasan Braga atas yang biasa menjadi tempat wisata tampak tidak terpengaruh sama sekali. Di sana tetap dapat digunakan beraktifitas seperti biasa.

Seperti diketahui, ratusan rumah di pemukiman padat penduduk di Kampung Braga, Jalan Braga, Kota Bandung terendam banjir akibat tanggul Sungai Cikapundung jebol. Ratusan warga terpaksa dievakuasi ke ruangan aula yang bebas dari banjir dan beberapa titik lainnya.

Petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung sudah berada di lokasi untuk evakuasi. Sedangkan ambulans dan PMI sudah siap siaga di lokasi banjir untuk mengevakuasi warga yang mengalami sakit.

Salah seorang warga Sukmana  mengatakan intensitas hujan yang deras mengakibatkan debit air Sungai Cikapundung naik. Akibatnya, air meluap ke pemukiman ditambah beberapa tanggul dan tembok rumah jebol.

Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung Gun Gun Sumaryana menyatakan pihaknya berupaya lakukan evakuasi. "Menurut informasi warga ada yang terjebak di lantai dua sedang dilakukan evakuasi karena air cukup tinggi,” katanya, Kamis (11/1/2024).

Dikatakannya, penyebab banjir dan jumlah warga yang terdampak masih dilakukan pendataan. Namun, terdapat seorang lansia yang dirawat di ambulans PMI karena mengalami stroke sehingga membutuhkan perawatan.(*)

Komentar0