GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==

Gempa Guncang Sumedang, Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Keretakan Dinding RSUD

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.8 mengguncang wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.  Peristiwa itu terjadi pada malam jelang tahun baru 2024 atau Minggu (31/12/2023), pukul 20.34 WIB. 

Gempa Guncang Sumedang, Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Keretakan Dinding RSUD

Gempa bumi ini turut mengakibatkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Sumedang Selatan mengalami kerusakan ringan. Tepatnya di bagian langit-langit dan keretakan dinding sehingga membuat pasien sempat dievakuasi keluar.

Pihak Pemerintah Kabupaten Sumedang telah meminta agar seluruh pasien dan petugas RS keluar sementara dari gedung. Tujuannya untuk antisipasi hingga keadaan dapat dipastikan aman.

“Para pasien dan petugas dievakuasi sementara. Untuk jaga-jaga hingga semua dipastikan aman,” kata Pj Sekda Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati dalam siaran pers BNPB. 

Gempa bumi M4.8 ini juga mengakibatkan adanya sedikit keretakan pada dinding 'Cisumdawu Twin Tunnel' atau Terowongan Kembar Tol Cisumdawu. Pihak pengelola Tol Cisumdawu telah berada di lokasi selanjutnya melakukan penanganan.

Namun, keretakan itu dipastikan sementara tidak mengganggu lalu lintas. Sehingga, kondisi aman terkendali.

Sebelumnya, gempa bumi ini diawali oleh dua gempabumi pembuka (foreshock) berkekuatan magnitudo 4.1. Tepatnya terjadi pada pukul 14.35 WIB dan M 3.4 pada pukul 15.38 WIB.

Hasil rekaman data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang pertama dengan kekuatan M 4.1 berpusat di 6.48 LS. Lalu, 107.93 BT pada kedalaman 10 kilometer. 

Gempa kedua berkekuatan magnitudo 3.4 pada kedalaman 6 kilometer berada di titik 6.84 LS dan 107.34 BT. Sedangkan yang ketiga (main shoke) berkekuatan magnitudo 4.8.

Posisinya, berdekatan dengan pusat gempa bumi sebelumnya. Yakni, di 6.85 LS dan 107.94 BT dengan kedalaman 5 kilometer. (*)

Komentar0