GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==

Menag Minta Siapkan Jalur Khusus untuk Masuk PTKIN

Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) akan dimulai Senin, 22 Januari 2024. Acara peluncuran PMB PTKIN dibuka langsung oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas pada Jumat (19/1/2024) malam. 

Menag Minta Siapkan Jalur Khusus untuk Masuk PTKIN

Dalam sambutannya, Yaqut menyarankan panitia PMB, agar PTKIN memiliki jalur khusus untuk menarik minat mahasiswa baru. Seperti yang sudah diterapkan beberapa perguruan tinggi negeri (PTN), contohnya jalur masuk universitas karena berpengalaman menjadi pengurus OSIS. 

"Ada fakta menarik, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyediakan jalur khusus prestasi kepemimpinan yang diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang pernah menjabat sebagai Ketua OSIS. Kita bagaimana? apakah ada cara-cara cerdik dan kreatif seperti ini untuk menarik minat masuk ke PTKIN?," ujar Menag Yaqut, saat memberikan sambutan dalam acara Peluncuran PMB PTKIN di Jakarta.

Gus Men, sapaan akrabnya, menyoroti bahwa saat ini PTKIN masih menjadi pilihan kedua para lulusan siswa sekolah menengah atas. Dan bukan menjadi pilihan utama pada saat Seleksi Nasional Pendaftaran Mahasiswa Baru (SNPMB).

"Biasanya siswa menjadikan PTKIN sebagai pilihan kedua karena pilihan pertamanya gagal. Akibatnya kita belum bisa mendapatkan sumber daya yang cukup baik untuk mendongkrak PTKIN menjadi perguruan tinggi yang unggul," kata Gus Men.

Menanggapi hal itu Ketua Panitia PMB PTKIN, Nyayu Khodijah sepakat terhadap masukan Gus Men terkait jalur khusus.  "InsyaAllah apa yang menjadi masukan Gus Men akan menjadi bahan rencana kami, agar kedepan PMB PTKIN lebih maksimal," kata Nyayu dalam keterangan persnya. 

Lebih lanjut, Nyayu menjelaskan salah satu jalur khusus yang akan disiapkan melalui jalur beasiswa. Pihaknya akan mengintegrasikan proses seleksi PMB PTKIN dengan program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) dari Kementerian Keuangan. 

"Nanti proses seleksinya dari ujian mandiri PTKIN menjadi tes awal dari proses seleksi BIB berikutnya. Artinya mereka-mereka yang punya prestasi terbaik akan disupport dengan beasiswa, sehingga harapannya selama belajar di PTKIN mereka bisa lebih maksimal, sesuai harapan Gus Men," ucap Nyayu, yang juga menjabat sebagai Rektor UIN Raden Fatah Palembang. (*)

Komentar0