*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Pemprov Jawa Barat Terus Dorong Industri Rotan Cirebon

Rotan merupakan salah satu produk unggulan Jawa Barat yang perlu terus didukung kedepan. Hal tersebut dijelaskan Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Jawa Barat (Jabar), Bey Triadi Machmudin kepada sejumlah media usai meninjau Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Rotan Cirebon, di Jalan Tegalwangi, Kabupaten Cirebon, Rabu (3/1/2024).

Foto : kerajinan Rotan

Menurutnnya indutri rotan perlu terus dikembangkan dan perlu dilakukan diversifikasi produk. Diharapkan industri rotan dapat lebih meningkat lagi kedepannya.

"Harus lebih dikembangkan lagi ke depan karena ini adalah salah satu produk unggulan kita, jadi harus lebih banyak lagi diversifikasi produknya," katanya.

Sementara itu Bupati Cirebon Imron mengatakan Industri Rotan di Cirebon telah lama ada, sehingga pihaknnya meminta dukungan pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memberikan bantuan, hal ini terutama saat adannya penurunan pemasaran seperti pada tahun 2023.

“Berharap bisa membuka pasar lainnya, seperti di Asean, Asutralia atau wilayah lainnya," ucapnnya.

Pada Kesempatan yang sama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat Noneng Komara Nengsih mengatakan pada tahun 2023 nilai ekspor rotan menurun, namun dibanding provinsi lain nilai kontribusi Jawa Barat cukup tinggi diangka 14%. Menurunnya penurunan ini dipengaruhi oleh kondisi pasar dunia, khusunnya pengaruh kondisi negara di benua eropa karena adannya Perang Rusia-Ukraina.

Pemprov Jawa Barat Terus Dorong Industri Rotan Cirebon

“Kalau saya liat untuk tujuan negara selain erop amasih baik, sama seperti sebelumnya. Namun kalau ke eropa karena yang dikirim di tahun 2023 adalah berdasarakan pesanan tahun 2022. Kemudian terjadi perang dan ada penurunan daya beli,” katanya.

Ia mengatakan pihaknnya akan mencari alternatif negara lain sebagai tujuan ekspor. Ada beberapa pasar potensial seperti ASEAN, Timur Tengah, hingga Afrika.(*)


Komentar0