*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Asyik Menanti Pergantian Tahun Baru Gempa Tak Terasa

Ribuan masyarakat Kabupaten Subang tumpah ruah di Alun-alun Subang, saat menyambut pesta pergantian tahun baru, Minggu (31/12/2023) malam. Merek tak rasakan terjadi gempa darat di Sumedang dan dirasakan getarannya hingga Subang.

Foto : Warga Subang berhamburan keluar rumah

Sebaliknya di rasakan warga Subang yang tinggal di rumah seperti disampaikan Agus, waga Subang Kota. Ia merasakan adanya getaran gempa, hingga harus berhamburan keluar rumah, untuk menyelamatkan diri, karena khawatir rumahnya roboh.

"Lagi asyik menyiapkan bakar ikan di dapur bersama istri, tiba-tiba terasa bergoyan. Karena kaget ya saya bersama istri berhamburan keluar rumah, karena takut," ujar Agus.

Agus juga mengatakan, setelah di luar rumah ternyat tetangga juga sudah pada di luar."Ya hampur semua tetangga saat itu berda di luar rumah," imbuhnya.

Agus berharap, kejadian gempa tersebut bukan menjadi pertanda buruk di akhir tahun 2023 atau di awal tahun 2024 nanti. Semoga saja di tahun 2024, semuanya baik-baik saja, tidak terjadi sesuatu apa pun yang tidak diharapkan

Sementara it salah seorang pengunjung Alun-alun Subang bernama Rosita asal Belendung Cibogo mengaku tidak merasakan adanya gempa. "Ya saya gak merasakan adanya gempa pak, mungkin karena ramainya di Alun-alun gak terasa," ujar Rosita kepada RRI di Subang, Minggu (31/12/2023).

Gempa di Sumedang dirasakan hingga tiga kali, terakhir dengan magnitude 4,8 pada Minggu (31/12/2023) pukul 20:34:24. Gempa itu ternyata menimbulkan horor dan kerusakan bangunan di Sumedang dan sekitarnya.

Kondisi horor antara lain di sekitar RSUD Sumedang Dimana banyak pasien diungsikan keluar ruangan. Video tembok bangunan retak hingga suasana saat gempa terjadi juga beredar di medsos.

Ada pun gempa Sumedang pada Minggu merupakan gempa darat, 2 km Timur Laut Kabupaten Sumedang) dengan kedalaman 5 km. Getaran gempa dirasakan (MMI) III-IV Sumedang, III Lembang, II - III Subang, II-III Bandung, II Garut (*)

Komentar0