*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Ternyata ini Biang Keroknya Terjadi Kecelakaan di Jalan Raya Lapayan Tempuran-Telagasari Karawang

Kembali menjadi sorotan publik untuk beradaan  Jalan Layapan yang membentang luas antara wilayah Kecamatan Tempuran dan Telagasari. (7/1/24).

Mencuatnya jalan yang sudah dicap sebagai jalur merah ini karena terdampak dari misterinya penyebab dari laka lantas yang dialami oleh Muhamad Dandi, seorang warga asal Desa Kosambi Batu, Kecamatan Cilebar, Karawang,pada sabtu malam (6/1/24).

Foto : Korban tewas akibat tabrak lari di Jalan Raya Layapan Tempuran-Telagasari

Korban tewas ditempat Muhamad Dandi diduga telah menjadi salah satu korban tabrak lari di Jalan Raya Layapan dan peristiwa tersebut menjadi guncingan mendadak oleh publik Karawang selain viral di dunia maya.

Narsin warga asal Telagasari Karawang mengatakan peristiwa Laka Lantas tabrak lari, adu banteng antara dua kendaraan, kendaraan nyemplung irigasi atau terjun ke sawah ataupun terjadi tindakan kriminal pembegalaan pada siang bolong ataupun  di malam di Jalan Raya Layapan sudah menjadi rahasia umum. Bahkan penduduk asli kecamatan Telagasari ini pun sempat menyebutkan, bukan saja peristiwa kecelakaan dan pembegalan bisa terjadi setiap saat di jalan Layapan namun kerap pula terdengar peristiwa-peristiwa diluar nalar (goib) yang dialami para pengendara yang melintas utama di malam hari yang mengakibatkan Laka Lantas.

Ia mengungkapkan, dari sekian rentetan peristiwa atau kejadian di Jalan Raya Layapan bukan tanpa sebab utama dan kerap terjadi antara ruas Bodeman Pondokbales sampai Bodeman Anyar. 

Katanya, sambung dia, di jalan Raya Layapan pada wilayah tadi selain akibat jalannya sempit, tak ada bahu jalan dan kondisi jalan sepi jika di tengah malam juga jalan yang lurus namun sayang banyak berlubang dan tambalan-tambalan tak beraturan hingga para pengendara di antaranya ada yang mengalami kecelakanan akibat lepas kontrol atau roda kendaraan terpelest .

Bukan itu saja, ditegaskannya, peristiwa Laka Lantas di Layapan terdorong oleh kurang penerangan jalan umum (PJU), semalah ada pula yang celaka di sana karena merasa dirinya di ganggu oleh roh-roh halus. Utamanya, bagi  mereka yang tak tahu medan atau pengendara mobil dan motor yang merupakan tamu dari luar Kabupaten Karawang.

Lebih lanjut menurut Narsin, dan semestinya menjadi sebuah catatan bagi instituasi terkait (Pemda dan Polis,red) untuk penyebab lainnya yang sifanya krusial dan kerap memunculkannya peristiwa Laka Lantas, yakni masih rendahnya kesadaran berlalu lintas yang beretika dan patuh aturan misal masih banyak pengendara yang ngebut padahal sudah tahu bakal benjut atau mungkin bisa meregang nyawanya, kurang rambu-rambu Lalin atau minim banget petujuk lalu lintas dan minimalisnya petugas berpatroli sepanjang jalan Raya Layapan yang terbentang antara Kecamatan Tempuran dan Telagasari. 

Kita mesti maklumi juga kurang derasnya berpatroli oleh petugas bahkan mereka hanya ada di waktu -waktu tertentu saja . Hal tersebut terakibatkan tak sebandingnya lurusnya antara keperluan dan kebutuhan dengan jumlah anggota polisi yang ditempatkan di Mapolsek Telagasari dan Tempuran. Untuk itu kami mohon atas masyarakat kepada Polres Karawang untuk menambahkan anggota di dua Polsek tersebut, pungkasnya mengakhiri keterangan. (*)

Komentar0