Anggota DPRD DKI Jakarta M.Taufik Zoelkifli memastikan, hak demokrasi rakyat terlaksana melalui pemungutan suara susulan di 12 TPS. Diketahui, 12 TPS di Jakarta itu mengalami kendala penyelenggaraan Pemilu 2024 akibat terdampak banjir.

"Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI sudah dilakukan untuk memastikan lokasi aman dari banjir. DPRD juga memantau kebutuhan logistik dan kehadiran petugas," kata Taufik, Jumat (16/2/2024).

Penetapan lokasi pemungutan suara tersebut, Taufik mengungkapkan, diwakili oleh pemda setelah penyesuaian tertentu. Ia pun menyarankan, sosialisasi agar ditingkatkan demi menjaga partisipasi masyarakat.

“Kita harus mengajak masyarakat memilih. Itu harus dilakukan, jadi harus dilakukan sosialisasi," ucapnya.

Dalam mengantisipasi cuaca dan tingkat partisipasi, Taufik menilai, perlunya persiapan serius dari stakeholder terkait. Seperti, pemda Jakarta, Dinas Sumber Daya Air, dan KPU. 

“Antisipasi yang kurang itu harus diperbaiki pada tanggal 18 (Februari 2024) nanti. Bahwa pemda mendukung pemilihan ini berlangsung dengan lancar dan baik," ujarnya.

Sementara Bawaslu DKI Jakarta mengatakan, proses pemungutan suara Pemilu 2024 susulan 12 TPS Jakarta direncanakan pada 18 Februari 2024. KPU DKI Jakarta dan stakeholder terkait, sedang mempersiapkan logistik pemilu pemungutan suara susulan di wilayah Jakarta Utara. "Kita harapkan mudah-mudahan tidak terjadi hujan kayak kemarin cukup lebat, kita harapkan hujan tanggal 18 agak sedikit kecil. Sehingga, bisa dilaksanakan, saya kira tempatnya (TPS) masih di situ," kata anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta Sakhroji, Jumat (16/2/2024).

Soal tempat TPS, Sakhroji memastikan, Bawaslu Jakarta mencarikan lokasi alternatif terjamin aman dari banjir. Meski diakuinya, banyak daerah di Jakarta yang terkena banjir."Jakarta Barat sangat banyak yang banjir, tapi mereka sudah bisa antisipasi. Kemudian, menunggu sebentar sampai jam sembilan surut kemudian dilakukan (proses pemilu)," ucapnya. Berbeda dengan daerah Sunter Jaya, disebutkan Sakhroji, wilayah sangat lama surut jika terjadi banjir. Imbasnya, kotak dan surat suara Pemilu 2024 terendam. "Ini menjadi perhatian kita, agar penyimpanan kotak suara yang pada H-1 ditempatkan di tempat yang bagus. Yang memang bisa mengantisipasi terjadinya banjir, sehingga tidak lagi nanti kemasukan air," ujarnya. 

(*)