Australia dan Indonesia sepakat untuk mempererat dan memperkuat kerjasama pertahanan dan militer antar kedua negara. Diantaranya dengan melakukan kerjasama industri pertahanan, pertukaran pendidikan serta latihan militer bersama.

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan antara Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dengan Australian Chief of Defence Force (ADF), Jenderal Angus J. Campbell. Pertemuan yang berlangsung tertutup selama sekitar 1 jam, dilakukan di kantor Kemenhan, Jakarta, Selasa (20/2). 

Panglima angkatan bersenjata Australia itu datang dengan didampingi Atase Militer serta sejumlah staf Kedutaan Besar Australia di Indonesia. Setibanya di Kemenhan, Cambell dan rombongan disambut oleh Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto lewat upacara jajar kehormatan.

Menurut Prabowo, kedatangan Panglima Angkatan Bersenjata Australia ke Kemhan RI itu merupakan kunjungan kehormatan. Apalagi hubungan dan kerjasama antara Indonesia dan Australia selama ini sangat baik.

"Ada beberapa hal yang kita diskusikan ya, hubungan antara kedua komunitas pertahanan, dan hubungan antara tentara kedua negara kan sangat baik. Ya kita bicara hal yang teknis saja," kata Prabowo Subianto kepada wartawan usai pertemuan.

Menurutnya, kerjasama pertahanan dan militer kedua negara dilakukan dalam kerangka multilateral maupun bilateral. Prabowo juga berharap, kerjasama itu  dapat terus meningkat di masa depan (*)