Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memastikan, sebanyak 61 ribu telah menjadi Guru Penggerak. Adapun program ini untuk menyiapkan pemimpin pendidikan di Indonesia.

Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Nunuk Suryani saat memberikan keterangan kepada media. 

"Saat ini kita sudah punya 61 ribu lebih Guru Penggerak. Mereka disiapkan bagi untuk sebagai kepala sekolah maupun pengawas sekolah," kata Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Nunuk Suryani dalam unggahan di akun Instagram @nunuksuryani, dikutip Rabu (28/2/2024).

Dia berharap, melalui program Guru Penggerak dapat mendorong guru untuk memimpin pendidikan yang dapat memberi rasa aman dan nyaman bagi siswa. Sehingga pendidikan di Indonesia dapat berjalan sesuai dengan semangat Merdeka Belajar.

"Kita dapat terus mendorong agar cita-cita besar Merdeka Belajar terwujud yang sepenuhnya. Utamanya bagi kepentingan peserta didik," katanya, menekankan.

Nunuk membeberkan, dari program yang berjalan sejak 2020 ini, sebanyak 22,5 persen guru telah menjadi kepala sekolah. "Ada 341 orang yang sudah menjadi kepala sekolah," ucapnya.(*)