GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==

Pasca Libur Panjang, AKP Lucky: Pagi Ini Situasi Arus Lalin di Tol Japek Terpantau Lancar

Pasca libur panjang pada peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama di perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili tahun 2024, arus lalu lintas (lalin) disepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Senin (12/2) pagi ini terpantau ramai lancar. 


Demikian hal itu disampaikan oleh Kapolres Karawang, AKBP Wirdhanto Hadicaksono melalui Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Lucky Martono saat di temui di Rest Area KM64 Tol Japek, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat pada Senin pagi, 12 Februari 2024.

Berdasarkan informasi yang dihimpun darinya, bahwa tidak adanya penumpukan atau kepadatan kendaraan roda empat hingga kendaraan angkutan umum maupun barang yang terjadi di sepanjang ruas jalur Tol Japek arah Jakarta dan sebaliknya pada Senin pagi ini.

"Dari pantauan arus lalin yang dilakukan oleh petugas Sat Lantas Polres Karawang di sepanjang jalur Tol Japek hingga pukul 07.30 WIB, terpantau ramai lancar. Begitu pun dengan pantauan arus lalin yang terjadi di jalan layang MBZ, baik dari arah Karawang menuju ke Jakarta maupun sebaliknya, juga terpantau lancar dengan mayoritas rata-rata kecepatan kendaraan yang mencapai 80 kilometer/jam hingga 100 kilometer/jam," ungkap AKP Lucky yang juga didampingi oleh Kanit Patroli Sat Lantas Polres Karawang, IPTU Ali Idrus.

Untuk di libur panjang seperti kemarin, baik pada saat arus mudik maupun arus balik, pihaknya melakukan beberapa langkah pasti yang di mana salah satunya itu dengan memberlakukan penerapan sistem jalur Contra Flow disepanjang ruas jalur Tol Japek. Sebab menurutnya, hal itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan pemudik.

"Pada Minggu (11/2) sore sekira pukul 15.00 WIB, kami memberlakukan penerapan sistem jalur Contra Flow di ruas jalur Tol Japek, mulai dari KM55 hingga ke KM47. Kemudian penerapan sistem Contra Flow tersebut, diperpanjang lagi pada pukul 17.30 WIB, yang di mulai dari KM67 hingga KM47 Tol Japek. Alhasil untuk pantauan situasi arus lalin pada pagi ini, kendaraan yang mengarah ke Jakarta baik dari arah Tol Cipali dan dari arah Tol Cipularang, situasinya terpantau lancar," jelas dia menegaskan.

Sementara untuk kepadatan kendaraan pemudik yang terjadi di ruas Tol Japek pada arus balik pasca libur panjang perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili kemarin, kata dia melanjutkan, hanya terjadi pada Minggu (11/2) malam hingga Senin (12/2) dinihari saja. "Meski puncak arus balik terjadi sejak Minggu sore hingga Senin dinihari, tapi alhamdullilah untuk kepadatan kendaraan pemudik di jalur Tol Japek arah Jakarta ini dapat terurai dengan baik berkat kerjasama dan kesiap siagaan yang dilakukan oleh petugas di lapangan," ujarnya.

Disinggung terkait dengan langkah penerapan sistem Contra Flow yang dilakukan oleh pihaknya tersebut, Lucky menyebut bahwa pemberlakukan penerapan sistem jalur Contra Flow ini dilakukan berdasarkan dengan adanya keputusan bersama yang dilakukan oleh sejumlah pihak yang diantaranya ialah Dirjen Perhubungan Darat dengan Kepala Korps Lau Lintas (Kakorlantas) Polri dan Dirjen Bina Marga.

"Keputusan bersama itu tertuang di dalam Nomor: KP-DRJD 623 Tahun 2024, Nomor: SKB/21/1/2024, dan Nomor: 21/KPTS/Db/2024, tentang pengaturan arus lalu lintas jalan serta penyeberangan selama masa libur panjang pada peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama di perayaan Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili tahun 2024," paparnya. 

"Sehingga dengan adanya penerapan sistem jalur Contra Flow tersebut, dapat dipastikan bahwa selama libur panjang kemarin tidak ada penumpukan kendaraan yang terjadi di sepanjang ruas Tol Japek," kata Lucky menegaskan.

Untuk diketahui khalayak publik, terkait dengan pengertian penerapan sistem jalur Contra Flow tersebut diantaranya itu yakni sistem pengaturan lalu lintas yang dapat mengubah arah normal pada arus kendaraan yang terjadi di jalan raya.

"Adapun tujuan dari diberlakukannya penerapan sistem jalur Contra Flow ini dilakukan oleh pihak terkait, yaitu bertujuan untuk bisa mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas atau mengatasi kemacetan, pemeliharaan jalan, hingga evakuasi darurat di jalan raya," pungkasnya.(*)

Komentar0