*GfOoTUz6TpM6Tfr9TUYpTpC6BY==*

Sidang Gugatan Warga Wancimekar Ditunda, Elyasa Sebut Pemkab Karawang Belum Siap Mental

Sidang perdana gugatan class action warga Desa Wancimekar terhadap Pemkab Karawang terkait pengelolaan sampah di TPAS Jalupang di gelar oleh Pengadilan Negeri (PN) Karawang, pada hari, Senin, (29/1/2024).

Akan tetapi, sidang tersebut harus ditunda oleh Hakim Ketua yang memimpin sidang gugatan class action tersebut. Dikarenakan perwakilan hukum dari Pemkab Karawang belum menerima surat kuasa dan hakim pun memutuskan sidang akan kembali dilanjutkan pada 5 Februari 2024.

H. Elyasa Budiyanto

Kuasa Hukum Perwakilan warga Desa Wancimekar, H. Elyasa Budiyanto mengungkapkan, pihaknya merasa kecewa atas sidang gugatan class action ini yang harus ditunda. Padahal warga sudah datang ke PN Karawang sejak pagi hari untuk mengikuti jalannya persidangan. Akan tetapi sidang harus ditunda, karena Pemkab Karawang belum mengeluarkan surat kuasa ke tim hukumnya.

“Dengan penundaan sidang tersebut menandakan bahwa Pemkab Karawang belum siap mentalnya dalam menghadapi sidang gugatan dari warga Desa Wancimekar,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sidang gugatan class action ini sifatnya perdata, perwakilan warga Desa Wancimekar menggugat Pemkab Karawang terkait pengelolaan dan penanganan sampah Jalupang yang tidak dilakukan secara profesional hingga mengakibatkan terjadinya kebakaran di TPAS Jalupang beberapa waktu lalu, sehingga menimbulkan kerugian materil maupun immateril bagi warga.

“Dengan kerugian materil, kami menggugat Pemkab Karawang sebesar Rp. 5 Milyar dan kerugian immateril sebesar Rp. 10 Milyar, karena kerugian masyarakat akibat kebakaran TPAS Jalupang sudah sangat luas. Seperti adanya polusi udara yang menyebabkan masyarakat terkena penyakit pernapasan, bau busuk sampah yang menggangu kenyamanan warga, sawah milik warga yang berada di sekitar area Jalupang menjadi tidak produktif,” pungkasnya.(*)

Komentar0