Bukber bisa dilakukan di mana saja bersama rekan atau kerabat saat Ramadan. Namun Anda perlu mencoba datang ke Masjid Istiqlal, mengapa?

Bukber Masjid Istiqlal: Berlimpah Makanan, Non-Muslim Boleh Ikut
Bukber Masjid Istiqlal: Berlimpah Makanan, Non-Muslim Boleh Ikut

Di sana Anda akan menemukan banjir hidangan bukber, mulai takjil hingga makan berat. Di hari biasa, misalnya panitia masjid, menyediakan 3.000-4.000 porsi, sedangkan akhir pekan atau Sabtu-Minggu bisa 5.000-6.000 porsi.

Melimpahnya takjil dan makanan yang disiapkan karena memang banyak umat yang harus dilayani. Tidak hanya muslim, non-muslim diperbolehkan ikut bukber di Masjid Istiqlal.

Siapa saja boleh datang ikut bukber, tanpa ditanya kartu identitas dan semacamnya. Syaratnya hanya berpakaian selayaknya datang ke tempat ibadah dan tertib mengantre.

Mereka yang ikut bukber biasanya datang sejak pukul 15.00 WIB atau menjelang azan asar. Selama Ramadan program bukber ini selalu diselenggarakan panitia masjid.

“Bukber adalah program unggulan Masjid Istiqlal dengan dukungan donasi dari masyarakat,” kata Safarwadi Nurudin, Kepala Humas dan Protokoler Masjid Istiqlal, baru-baru ini. “Bukber ini tentu saja gratis,” ia menambahkan.

Soal kualitas makanan yang disajikan tidak perlu dikhawatirkan. Semua dipastikan aman karena melalui survei, penilaian, dan pengawasan ketat dari pemilihan menu hingga penyajian.

Menu yang disiapkan termasuk lengkap. Mulai takjil hingga makanan berat, menunya sangat memadai.

Misalnya pada hari itu takjil yang disediakan adalah kurma, buah, dan air mineral. Kemudian menu makan buka ada nasi, telur, sayur buncis, tahu, hingga sambal.

Bukber di Masjid Istiqlal makin ramai karena ada bazar yang menjual makanan, minuman, dan barang-barang lainnya. Masyarakat yang datang selalu diarahkan untuk antre dengan rapi dan tertib.

Anita, salah seorang peserta bukber yang ditemui mengaku sudah dua kali bukber di Istiqlal. “Ada kesan tersendiri ketika bukber di sini dan sekarang lebih meriah lagi karena ada bazar, terus banyak tempat sampah jadi lebih bersih,” katanya.

Agenda Ramadan di Masjid Istiqlal tidak hanya bukber. Masih ada yang lain misalnya santunan 1.000 anak yatim yang digelar pada minggu kedua Ramadan, ceramah, hingga tadarus.(*)