Umat muslim di Australia mulai berpuasa pada Selasa (12/3/2024). Ini menyusul pengumuman dari mufti agung Dr Ibrahim Abu Mohamad, Jumat (8/3/2024).

Foto ilustrasi Perempuan Australia

“Tahun ini malam pertama bulan suci Ramadan dan salat tarawih, akan jatuh pada Senin 11 Maret 2024. Setelah matahari terbenam,” kata Ibrahim, seperti dikutip dari SBS.

“Kalender Hijriah tahun ini lebih pendek 10-12 hari dibandingkan Masehi. Jadi tanggal perayaan Islam mengalami variasi setiap tahunnya,” ia menambahkan.

Penetapan awal Ramadan 1445 H di Australia dilakukan dengan metode hisab. Dari perhitungan yang ada hilal belum tampak pada 29 Syakban 1445 H atau Minggu hari ini, sehingga bulan ini digenapkan menjadi 30 hari.

Sementara di Indonesia yang merupakan tetangga Australia, baru menggelar sidang isbat pada Minggu selepas magrib. Kemungkinan besar Pemerintah melalui Kemenag juga menetapkan 1 Ramadan 1445 H jatuh Senin petang, sehingga puasa mulai Selasa.

Foto ilustrasi: orang arab

Sementara Kepala Departemen Astronomi Arab Saudi, Dr Sharaf Al-Safani, mengungkapkan perkiraan mengenai awal Ramadan 1445 H. Ia menyatakan hilal akan terlihat pada Minggu (10/3/2024), sehingga 1 Ramadan jatuh pada Senin 11 Maret 2024.

“Hilal akan terlihat kurang lebih 13 menit setelah matahari terbenam di Makkah. Penampakan akan diikuti pendaftaran kesaksian di Mahkamah Agung, untuk mengesahkan dimulainya Ramadan,” kata Sharaf, seperti dikutip dari samaa.tv.

Sebelumnya pihak berwenang di Arab Saudi juga sudah mengumumkan perihal awal Ramadan. Mereka memperkirakan puasa dimulai Senin.​

Hal ini berdasarkan penampakan bulan sabit yang diperkirakan terjadi pada Minggu petang waktu setempat. Namun perkiraan melalui perhitungan hisab tetap perlu pengamatan atau rukyat.

Sementara di Indonesia, Kemenag akan menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan. Penentuan melalui metode rukyat, Minggu selepas magrib.(*)