Pihak Kereta Api Memprediksikan Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 Terjadi Tanggal 28-29 Maret
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero memprediksi puncak arus mudik terjadi pada H-3 dan H-2 lebaran 2025. Hal ini disampaikan Vice President Public Relations PT KAI, Anne Purba.
“Berdasarkan traffic penjualan tiket kereta api, kami perkirakan puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 dan 29 Maret 2025. Ini sesuai dengan proyeksi terhadap libur cuti bersama yang ditetapkan pemerintah,” kata Anne, Rabu (26/2/2025).
Sebelumnya, pemerintah menetapkan libur cuti bersama dalam rangka hari raya Nyepi dan Idul Fitri 2025. Cuti bersama dimulai tanggal 28 Maret dan berakhir pada 7 April 2025.
Sementara untuk puncak arus balik, Anne menyebut, diprediksi terjadi pada H+5 dan H+6 lebaran. “Untuk arus balik hampir 300 ribu pemudik akan balik ke Jakarta dan sekitarnya pada H+5 dan H+6,” katanya.
Saat ini, sebut Anne, masyarakat sudah dapat memesan tiket untuk masa mudik lebaran 2025. Masyarakat juga sudah dapat memesan tiket untuk arus balik hingga H+10 lebaran.
Periode mudik lebaran 2025, PT KAI menyediakan hampir 4,6 juta tiket kereta api. Angka ini naik sekitar 6 persen dari jumlah tahun lalu, yaitu sebesar 4,3 juta tiket.
“Saat ini sudah lebih dari 1,3 juta tiket yang terjual. Ada tanggal-tanggal tertentu yang sudah terjual habis, terutama saat puncak arus mudik,” kata Anne.
Bagi masyarakat yang belum membeli tiket, PT KAI juga menyiapkan tiket promo khusus lebaran 2025. “Ada diskon 20 persen untuk penjualan tanggal 18 dan 19 Maret,” ujar Anne.
Sebanyak 2000 tiket flash sale disediakan oleh KAI dengan harga terjangkau. Untuk kereta ekonomi, tiket bisa dibeli mulai harga Rp100.000 dan kereta eksekutif Rp300.000.(Fr)
