Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Semakin Inklusif, Mattel Rilis Boneka Barbie Autisme

Jakarta: Perusahaan mainan global Mattel berkolaborasi dengan Autistic Self Advocacy Network (ASAN) meluncurkan Barbie dengan autisme. Boneka ini masuk dalam lini Barbie Fashionistas sebagai bagian komitmen inklusivitas.

Boneka Barbie dengan autisme yang dirilis Mattel (Foto: Instagram/@mattel)

Diketahui, pengembangan Barbie dengan autisme berlangsung sekitar 18 bulan. Proses ini melibatkan masukan langsung dari komunitas autistik melalui ASAN.

Barbie ini memiliki sendi tambahan di siku dan pergelangan tangan. Fitur tersebut memungkinkan gerakan tangan berulang yang kerap dilakukan saat kewalahan sensorik.

Arah pandangan mata boneka dirancang sedikit melirik ke samping. Desain ini merepresentasikan sebagian individu autistik yang menghindari kontak mata langsung.

Sejumlah aksesori turut disertakan untuk mendukung representasi pengalaman sensorik. Di antaranya headphone peredam suara, fidget spinner, dan tablet komunikasi visual.

Tablet tersebut menampilkan simbol untuk membantu komunikasi nonverbal. Fitur ini terinspirasi dari penggunaan Augmentative and Alternative Communication (AAC).

Pakaian boneka pada Barbie ini juga di desain longgar dengan potongan sederhana. Busana ini bertujuan mengurangi ketidaknyamanan akibat sentuhan kain berlebih.

Sepatu dengan sol datar dipilih agar boneka berdiri stabil. Desain ini juga menyesuaikan kebutuhan kenyamanan sebagai representasi.

Mattel menegaskan bahwa autisme merupakan spektrum dengan karakteristik beragam. Karena itu, desain boneka tidak mewakili seluruh pengalaman autistik.

Sebelumnya, Mattel sudah merilis Barbie Fashionistas dengan kondisi seperti down syndrome, diabetes tipe 1, tuli hingga berkursi roda. Langkah Mattel ini memperluas representasi inklusif mereka di dunia mainan global.(*)

Hide Ads Show Ads