Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Jadi Korban Longsor, 23 Prajurit Marinir Gugur di Cisarua, TNI AL Anugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Jakarta : TNI Angkatan Laut menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 prajurit Korps Marinir yang gugur setelah tertimbun longsor saat menjalankan Latihan Pratugas Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–Papua Nugini di wilayah Cisarua, Jawa Barat.(1/2/26).
Penganugerahan KPLB dipimpin langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI Mar Endi Supardi di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan

Penganugerahan KPLB dipimpin langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI Mar Endi Supardi di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan.

Seluruh prajurit yang gugur dinaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat terakhir yang disandang semasa hidup.

Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan tertinggi negara atas pengabdian, dedikasi, dan pengorbanan para prajurit yang gugur dalam tugas.

Tim SAR gabungan bersama prajurit TNI AL telah berhasil mengevakuasi tujuh jenazah dari lokasi longsor.

Sementara itu, upaya pencarian terhadap 16 prajurit lainnya masih terus dilakukan secara maksimal oleh tim SAR gabungan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan dan kondisi medan.

Tujuh prajurit yang telah berhasil dievakuasi masing-masing adalah Serda Marinir Sidiq Hariyanto, Praka Marinir Muhammad Kori, Praka Marinir Andre Nicky Olga Suwita, Praka Marinir Ari Kurniawan, Pratu Marinir Febry Bramantio, Serda Marinir Rein Pasaike, dan Koptu Marinir Edi Haryono.

TNI AL memastikan seluruh hak keluarga prajurit yang gugur akan dipenuhi, mulai dari santunan, jaminan pendidikan bagi anak-anak prajurit, hingga pendampingan berkelanjutan.

Pengorbanan para prajurit Korps Marinir tersebut disebut sebagai wujud pengabdian tanpa batas dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Penganugerahan KPLB dipimpin langsung oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI Mar Endi Supardi di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya 23 prajurit terbaik Korps Marinir.

Ia menegaskan dedikasi dan loyalitas para prajurit merupakan bentuk pengorbanan tertinggi prajurit Jalasena demi keutuhan NKRI.(*)

Hide Ads Show Ads