Kemenkes Investigasi Dugaan Intimidasi Terkait Wafatnya Dokter di NTT
Jakarta : Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dokter Icha, dokter yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur. Bersamaan dengan itu, Kemenkes memastikan akan mengusut dugaan intimidasi yang diduga dialami almarhumah selama menjalankan tugas.(29/6/26).
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, mengatakan investigasi akan dilakukan secara menyeluruh bersama pihak-pihak terkait guna memastikan seluruh fakta terungkap secara objektif, transparan, dan akuntabel.
"Kami sangat prihatin atas peristiwa ini. Setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan penghormatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada intimidasi, tekanan, ataupun tindakan yang merendahkan martabat tenaga kesehatan," kata Aji dalam keterangan tertulis, Senin, 29 Juni 2026.
Kemenkes menegaskan tidak akan mentoleransi segala bentuk intimidasi, perundungan, maupun penyalahgunaan kewenangan terhadap tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan. Menurut kementerian, tindakan tersebut tidak hanya melanggar prinsip perlindungan terhadap tenaga medis, tetapi juga berpotensi mengganggu kualitas pelayanan kesehatan dan berdampak serius terhadap kondisi psikologis para tenaga kesehatan.
Sebagai tindak lanjut, Kemenkes akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, aparat penegak hukum, serta pihak rumah sakit untuk memastikan tenaga kesehatan memperoleh perlindungan hukum dan dukungan psikososial.
Saat ini, penanganan kasus tersebut tengah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan.
Kemenkes juga mengimbau seluruh pihak untuk menghormati proses investigasi yang sedang berlangsung dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kementerian menilai dedikasi dokter Icha dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan tetap menjadi teladan bagi tenaga kesehatan di Indonesia.(*)
