Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah di Kabupaten Karawang Dikeluhkan Warga

Karawang: Pemadaman listrik yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Karawang pada Kamis (18/6/2026) menuai keluhan dari masyarakat.
Foto ilustrasi pemadaman aliran listrik

Warga mengaku aktivitas sehari-hari mereka terganggu karena dalam beberapa hari terakhir listrik padam berulang kali dengan durasi yang cukup lama.(*)

Pemadaman dilaporkan terjadi di sejumlah kecamatan, di antaranya Purwasari, Majalaya, Telagasari, Klari, Kosambi, Rengasdengklok, hingga wilayah Karawang Timur dan Karawang Barat. Kondisi tersebut membuat berbagai aktivitas warga, mulai dari kegiatan belajar, pekerjaan rumah tangga, hingga usaha kecil, ikut terdampak.

Sejumlah warga mengaku kesal karena pemadaman listrik bukan hanya terjadi sekali. Dalam kurun waktu sekitar sepekan terakhir, sebagian wilayah disebut telah mengalami pemadaman hingga tiga kali. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga berdampak pada produktivitas masyarakat yang sangat bergantung pada pasokan listrik.

Nurlaila, warga Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, mengatakan pemadaman listrik yang terjadi berulang membuat kegiatan bimbingan belajar yang dikelolanya terpaksa dihentikan lebih awal.
Menurutnya, pemadaman pertama terjadi pada 9 Juni 2026 sore hari, kemudian kembali terjadi pada Rabu (17/6/2026), dan berlanjut pada Kamis pagi. Kondisi tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung pada pasokan listrik.

“Iya mati listrik lagi, ini kenapa si PLN mati mulu. Kemarin udah mati, waktu beberapa hari lalu mati juga, tiga kali satu minggu ini," kata Nurlaila (30) warga Desa Cengkong, Purwasari saat diwawancara pada Kamis (18/6/2026)

Keluhan serupa disampaikan Wendi, pemilik usaha fotokopi di wilayah Kalangsari, Rengasdengklok. Ia mengaku usahanya ikut terdampak karena seluruh operasional peralatan bergantung pada listrik.

Sementara itu, Aip, warga Johar Karawang, mengungkapkan keluarganya juga merasakan dampak langsung dari pemadaman tersebut. Ia menyebut anaknya yang masih balita menjadi rewel karena kondisi rumah yang panas saat listrik padam dan kipas maupun pendingin ruangan tidak dapat digunakan.

Menanggapi hal tersebut, pihak PLN UP3 Karawang membenarkan adanya pemadaman di sejumlah wilayah. PLN menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari manajemen beban yang dilakukan berdasarkan informasi dari pusat pengatur beban listrik. Sebelum pelaksanaan pemadaman, pemberitahuan juga telah disampaikan kepada masyarakat melalui kanal informasi yang tersedia.(*)

Hide Ads Show Ads