Berikut Prediksi Pertandingan Akbar Argentina Vs Swis
Karawang : Swis kemungkinan belum bisa menurunkan Johan Manzambi, penyerang yang telah mengoleksi tiga gol di Piala Dunia 2026 ini. Argentina tanpa kendala dari kondisi pemainnya.
![]() |
| Laga Argentina vs Swis di Piala Dunia 2026 menampilkan dua kapten, Lionel Messi (foto kiri) dan Granit Xhaka. |
Argentina dan Swis bertemu di perempat final Piala Dunia 2026. Laga Argentina vs Swis akan bergulir pada Sabtu (11/7/2026) malam waktu setempat atau Minggu (12/7/2026) pagi disiarkan TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai pukul 07.00 WIB. Laga Argentina vs Swis akan bergulir di Stadion Kansas City Stadium.
Argentina berhasil ke perempat final setelah melewati dua pertandingan knockout yang membuat mereka nyaris terlempar dari Piala Dunia 2026 ini. La Albiceleste harus melalui drama yang memaksa mereka mengeluarkan semua kemungkinan yang mereka miliki, termasuk keberuntungan.
Lawan Mesir di 16 besar contohnya. Lionel Messi dan kawan-kawan tertinggal 0-2 hingga menit ke-67. Namun, di 23 menit selanjutnya, mereka membalikkan kedudukan menjadi menang 3-2. Gol terakhir atau gol ketiga Argentina di laga tersebut yang diciptakan Enzo Fernandez bahkan diciptakan hanya 9 menit setelah gol kedua mereka.
Sedangkan di 32 besar menghadapi Tanjung Hijau, Argentina juga mendapatkan perlawanan. Tim debutan ini membuat Tim Tango frustrasi dengan meredam serangkaian peluang Argentina. Namun pada akhirnya, Argentina menang 3-2 lewat gol bunuh diri pemain Tanjung Hijau yang membuat mereka lolos ke perempat final.
Kini, Argentina menghadapi Swis, tim yang melangkah ke fase ini setelah mengalahkan Kolombia dalam adu penalti. Berbeda dengan Argentina, langkah Swis sepanjang Piala Dunia ini di atas kertas lebih ringan. Qatar, Bosnia dan Herzegovina, Kanada, dan Aljazair, sebelum mereka menyingkirkan Kolombia.
Argentina menjadi lawan yang tentu berbeda bagi Swis. Bukan hanya tim besar yang memiliki pemain legendaris seperti Lionel Messi, mereka adalah tim yang telah melewati serangkaian pertandingan yang sangat sulit di Piala Dunia ini. Tim Tango membuktikan, mereka masih di trek dalam meraih gelar terlepas dari kontroversi yang muncul dari sukses mereka hingga ke perempat final ini.
Kemenangan atas Mesir, merupakan kemenangan ke-12 mereka raih secara beruntun sejak September 2025 lalu. Dan, kini mereka hanya berjarak tiga laga untuk merengkuh kembali trofi Piala Dunia: perempat final, semifinal, dan final.
Sejak kalah secara mengejutkan dari Arab Saudi pada Piala Dunia 2022, Argentina tidak terkalahkan dalam 11 laga Piala Dunia. Rata-rata, mereka juga mampu mencetak dua gol per laga sepanjang periode tersebut hingga kini.
Rekor 7-0
Argentina tidak pernah mengalami kekalahan dari Swis dalam sejarah pertemuan keduanya. Rekornya 7-0 atau 5 kali menang dan 2 kali imbang dalam sejarah menghadapi lawan mereka yang berjulukan Nati (National Team) ini.
Terakhir kali Argentina dan Swis bertemu di Piala Dunia terjadi pada 12 tahun lalu (Piala Dunia 2014). Duel yang bergulir di 16 besar itu diwarnai dengan keberhasilan Swiss membendung serangan Argentina selama hampir 90 menit. Namun, di perpanjangan waktu, saat menyisakan dua menit, Argentina "menolak" adu penalti karena mereka berhasil mencetak gol lewat aksi Angel Di Maria.
Hasil terbaik Swis lawan Argentina adalah dua kali imbang, masing-masing 1-1 pada 1990 dan 2007. Produktivitas Swis dari tujuh laga itu juga minim, hanya mencetak tiga gol. Gol terakhir Swis ke gawang Argentina terjadi pada 2012 yang diciptakan bintang Swis, Xherdan Shaqiri tapi kemudian Argentina menang 3-1 dan tiga gol di laga itu diciptakan Lionel Messi.
Dengan demikian, Swis dapat ditempatkan sebagai salah satu negara favorit Lionel Messi. Tiga laga lawan tim ini, Lionel Messi mencetak tiga gol (hat-trick) dan 2 asis. Faktor rekor masa lalu ini pula yang membuat Argentina di atas kertas diunggulkan dalam laga nanti.
Faktor lainnya tentu saja performa Lionel Messi yang membuat Argentina berada dalam trek sangat positif di Piala Dunia 2026 ini. Lionel Messi telah mengoleksi 8 gol yaitu hat-trick lawan Aljazair, 2 gol ke gawang Austria, masing-masing satu gol lawan Yordania, Tanjung Hijau, dan lawan Mesir.
Hanya, Argentina bukan hanya Lionel Messi. Saat menghadapi Mesir pula, Enzo Fernandez menjadi penentu kemenangan dengan gol menit terakhir (90+3). Di samping Lionel Messi juga ada Lautaro Martinez, mesin gol Inter Milan yang memberikan asis bagi terciptanya gol Enzo Fernandez di laga tersebut.
Skema dan Kondisi Tim
Dalam pertandingan nanti, Lionel Scaloni akan menempatkan kembali Lautaro Martinez sebagai duet Lionel Messi di lini depan dengan pola 4-4-2. Emiliano Martinez berada di bawah mistar, tempatnya tidak akan tergantikan.
Di depannya kemungkinan adalah duet bek Lisandro Martinez dan Cristian Romero sedangkan Nahuel Molina dan Nicolas Tagliafico sebagai bek kanan dan kiri. Lionel Scaloni akan menempatkan Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, Enzo Fernandez, dan Nico Gonzalez sebagai empat gelandang.
Sementara dari sisi Swis, pelatih Murat Yakin mengandalkan Breel Embolo di lini depan sebagai penyerang tunggal dengan dukungan Don Ndoye, Fabian Rieder, dan Ruben Vargas di belakangnya sebagai gelandang kreatif. Kapten Granit Xhaka dan Remo Freuler sebagai dua gelandang di depan pertahanan.
Duet Samuel Akanji dan Nico Elveldi membuktikan sebagai salah satu duet di jantung pertahanan yang konsisten dengan Denis Zakaria sebagai bek kanan dan Ricardo Rodriguez sebagai bek kiri. Kiper Gregor Kobel di bawah mistar.
Satu-satunya yang mengkhawatirkan adalah Swis tanpa Johan Manzambi yang mengalami cedera lutut. Penyerang 20 tahun ini sudah absen di laga lawan Kolombia dan kemungkinan dia juga tidak dapat tampil di laga lawan Argentina.
Johan Manzambi penyerang kreatif yang kerap diturunkan di belakang striker. Murat Yakin kemungkinan akan menempatkan antara Fabian Rieder, Ardon Jashari, atau Djibril Sow. Swis tidak mengandalkan pemain dengan mesin gol. Hanya Johan Manzambil yang memiliki catatan tiga gol di Piala Dunia 2026 ini.
Gol lainnya dari Breel Embolo dan Ruben Vargas (masing-masing 2 gol), lalu Dan Ndoye serta Granit Xhaka yang mencetak satu gol, Swis akan sangat berharap kepada Breel Embolo. Di laga lawan Kolombia, dia mengalami kesulitan mencetak gol.
Bek Luca Jaquez dan gelandang Michel Aebischer juga kemungkinan absen karena mengalami cedera. Dari sisi Argentina, semua pemainnya fit dan bisa tampil dalam laga perempat final ini.
Prediksi Pertandingan
Peluang Argentina meraih kemenangan dalam laga ini lebih besar dibandingkan dengan Swis. Kemampuan Manuel Akanji dan Nico Elveldi dalam menjaga pergerakan lini serang Argentina, di antaranya Lionel akan menjadi faktor yang menarik.
Di sisi lain, kemungkinan Granit Xhaka untuk membantu lini serang terancam terbatasi karena akan menghadapi penjagaan dari Leandro Paredes, gelandang bertahan Argentina. Peran Granit Xhaka sebagai kapten serta gelandang box-to-box sangat penting bagi permainan Swis.
Lionel Messi kemungkinan besar akan bermain sedikit lebih jauh dari jantung pertahanan Swis untuk menghindari penjagaan Manuel Akanji. Meski demikian, tekanan yang akan diberikan rekan setimnya, yaitu Enzo Fernandez, Nico Gonzalez, Alexis Mac Allister, serta Lautaro Martinez, akan Swiss terpecah dalam menjaga lini pertahanan mereka. Ini bisa menjadi celah yang memberikan momen bagi Argentina mendapatkan kesempatan mencetak gol.
ARGENTINA VS SWIS
8 BESAR
Waktu: Sabtu, 11 Juli
Stadion: Kansas City Stadium
Wasit: Joao Pinheiro (Portugal)
Prediksi: 55-45
Perkiraan Susunan Pemain
ARGENTINA (4-4-2): 23-Emiliano Martinez; 26-Nahuel Molina, 13-Cristian Romero, 6-Lisandro Martinez, 3-Nicolas Tagliafico; 20-Alexis Mac Allister, 5-Leandro Paredes, 24-Enzo Fernandez, 14-Nico Gonzalez; 22-Lautaro Martinez, 10-Lionel Messi
Pelatih: Lionel Scaloni
Cadangan: 1 Juan Musso, 12-Geronimo Rulli, 4-Gonzalo Montiel, 19-Nicolas Otamendi, 25-Facundo Medina, 8-Valentin Barco, 7-Rodrigo De Paul, 14-Ezeguiel Palacios, 18-Nico Paz, 11-Giovani Lo Celso, 9-Julian Alvarez
SWIS (4-2-3-1): 1-Gregor Kobel; 6-Denis Zakaria, 4-Nico Elvedi, 5-Manuel Akanji, 13-Ricardo Rodriguez; 8-Remo Freuler, 10-Granit Xhaka; 11-Dan Ndoye, 22-Fabian Rieder, 17-Ruben Vargas; 7-Breel Embolo
Pelatih: Murat Yakin
Cadangan: 12-Yvon Mvogo, 21-Marvin Keller, 3-Silvan Widmer, 4-Nico Elvedi, 18-Eray Comert, 15-Djibril Sow, 16-Christian Fassnacht, 19-Noah Okafor, 23-Zeki Amdouni, 20-Michel Aebischer, 14-Ardon Jashari
Lima Pertemuan Terakhir
01/07/2014 Argentina 1-0 Swis - Piala Dunia
29/02/2012 Swis 1-3 Argentina - Persahabatan
02/06/2007 Swis 1-1 Argentina - Persahabatan
08/05/1990 Swis 1-1 Argentina - Persahabatan
01/09/1984 Swis 0-2 Argentina - Persahabatan
16/12/1980 Argentina 5-0 Swis - Persahabatan
Hasil Lima Laga Terakhir Argentina
07/07/2026 Argentina 3-2 Mesir - Piala Dunia
03/07/2026 Argentina 3-2 Tanjung Hijau - Piala Dunia
27/06/2026 Yordania 1-3 Argentina - Piala Dunia
22/06/2026 Argentina 2-0 Austria - Piala Dunia
16/06/2026 Argentina 3-0 Aljazair - Piala Dunia
Hasil Lima Laga Terakhir Swis
07/07/2026 Swis 0-0 (4-3 penalti) Kolombia - Piala Dunia
02/07/2026 Swis 2-0 Aljazair - Piala Dunia
24/06/2026 Swis 2-1 Kanada - Piala Dunia
18/06/2026 Swis 4-1 Bosnia dan Herzegovina - Piala Dunia
13/06/2026 Qatar 1-1 Swis - Piala Dunia (*)
