Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Pramono Pastikan LRT Pegangsaan Dua–Manggarai Capai 95 Persen

Jakarta; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pembangunan LRT Jakarta koridor Pegangsaan Dua–Manggarai telah memasuki tahap akhir dengan progres mencapai 95 persen. Jalur sepanjang 12,2 kilometer tersebut ditargetkan mulai beroperasi setelah diresmikan pada Agustus 2026.(15/7/26).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung 

Kepastian itu disampaikan Pramono usai meninjau kesiapan operasional sekaligus mengikuti uji coba LRT Jakarta bersama jajaran PT Jakarta Propertindo (Jakpro) di Stasiun Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurut Pramono, pembangunan koridor baru tersebut menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat jaringan transportasi massal yang terintegrasi dan mengurangi kemacetan di ibu kota.

"Progres pembangunan sudah mencapai sekitar 95 persen. Kami berharap pada Agustus nanti koridor ini dapat diresmikan oleh Bapak Presiden dan segera melayani masyarakat," ujar Pramono, Selasa, 14 Juli 2026.

Ia menjelaskan, seluruh pekerjaan pengangkatan girder telah selesai 100 persen, termasuk pemasangan struktur di atas jalur Double-Double Track (DDT) Manggarai. Saat ini pengerjaan difokuskan pada penyelesaian jalur rel dari kawasan Matraman menuju Manggarai yang ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.

Selain pembangunan fisik, pengujian operasional juga terus dilakukan. Uji coba lintasan dari Stasiun Velodrome hingga Stasiun Kayu Manis telah berjalan, sementara pengujian penuh sepanjang koridor Pegangsaan Dua–Manggarai masih dikoordinasikan bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

Koridor baru ini akan memiliki 11 stasiun, termasuk lima stasiun baru yakni Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis, Matraman, dan Manggarai. Seluruh stasiun dirancang terhubung dengan layanan Transjakarta, sedangkan Stasiun Manggarai akan terintegrasi dengan KRL Commuter Line dan Kereta Api Bandara.

"Dengan hadirnya jalur ini, masyarakat memiliki alternatif transportasi publik yang lebih cepat, nyaman, dan terintegrasi sehingga mobilitas dari wilayah utara menuju pusat Jakarta menjadi lebih efisien," kata Pramono.

Pembangunan koridor Pegangsaan Dua–Manggarai menelan investasi sekitar Rp12,5 triliun yang mencakup pembangunan jalur rel, stasiun, serta fasilitas pendukung lainnya. Jalur tersebut diproyeksikan mampu melayani sekitar 60 ribu hingga 80 ribu penumpang setiap hari secara bertahap.

Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan pengembangan lanjutan dari Manggarai menuju Dukuh Atas sepanjang sekitar dua kilometer. Proyek tersebut direncanakan mulai dibangun pada 2027 dan ditargetkan selesai pada 2028 dengan dukungan anggaran sekitar Rp2,7 triliun dari APBD DKI Jakarta.

Pramono menambahkan, seluruh pembangunan LRT Jakarta dikerjakan oleh tenaga kerja dalam negeri. Ia berharap proyek ini menjadi tonggak penguatan sistem transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan mampu meningkatkan kualitas mobilitas masyarakat Jakarta.(*)

Hide Ads Show Ads