Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Semifinal Inggris vs Argentina, Rivalitas Abadi Sarat Gengsi

Amerika Serikat: Inggris mengusung misi mengakhiri penantian 60 tahun, sementara Argentina ingin pertahankan gelar.
Ilustrasi pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina

Inggris vs Argentina akan menjadi sajian semifinal Piala Dunia 2026. Duel kedua tim akan tersaji di Atlanta Stadium, Amerika Serikat pada Rabu (15/7/2026) waktu setempat atau Kamis (16/7/2026) WIB. Siaran langsung pertandingan ini bisa disaksikan melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai pukul 01.00 WIB.

Pertandingan antara Inggris dengan Argentina dinilai sebagai salah satu rivalitas paling abadi di Piala Dunia. Dalam setiap pertemuan kedua tim, ada saja cerita menarik yang muncul setelahnya. Faktor sejarah Perang Falkland antarkedua negara pada 1982 juga menambah panas suasana.

Kedua tim terakhir kali bertemu di Piala Dunia pada 2002. Saat itu, Inggris keluar sebagai pemenang pertandingan fase grup dengan skor 1-0 berkat penalti David Beckham di pengujung babak pertama. Kemenangan tersebut menjadi penebusan bagi tim berjuluk The Three Lions yang pada 1986 dan 1998 dikalahkan Argentina.

Total, sudah lima kali kedua tim saling berhadapan dalam pertandingan Piala Dunia. Inggris menang dua kali, yakni pada edisi 1966 dan 2002. Sementara tim berjuluk Albiceleste berhasil mencatatkan tiga kemenangan, yakni edisi 1962, 1986, dan 1998.

Motivasi Inggris untuk memenangi semifinal Piala Dunia 2026 sangat besar. Skuad asuhan Thomas Tuchel ingin mengakhiri penantian 60 tahun, terakhir kali mereka menjadi juara di markas sendiri. Melihat rekam jejak mereka sejak fase grup, peluang untuk mencapai tujuan tersebut terbuka.

Inggris yang tergabung ke dalam Grup L bersama Kroasia, Gana, dan Panama, berhasil mengakhiri perjalanan sebagai pemuncak klasemen dengan raihan tujuh poin. Berlanjut ke babak gugur, jalan yang dilalui tidak mudah.

Mereka sempat tertinggal lebih dulu dari Republik Demokratik Kongo pada babak 32 besar. Namun, dua gol yang dicetak Harry Kane pada menit ke-75 dan ke-86 berhasil menjauhkan langkah Inggris di Piala Dunia 2026.

Situasi sulit kembali dialami Inggris saat berhadapan dengan tuan rumah Meksiko di babak 16 besar. Bermain dengan 10 orang pada babak kedua menyusul kartu merah yang diterima Jarell Quansah, mereka berhasil menang dengan skor 3-2.

Situasi Inggris tertinggal lebih dulu kembali terjadi di perempat final melawan Norwegia. Namun, pada akhirnya mereka menjadi tim yang berpesta merayakan kemenangan berkat sumbangan dua gol Jude Bellingham.

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain membuat Tuchel senang. Ia melihat anak asuhnya menunjukkan komitmen yang luar biasa baik guna menjaga asa menjuarai Piala Dunia 2026. Kerja keras itulah yang diharapkan kembali hadir di lapangan saat melawan Argentina.

"Mereka menolak menyerah dan menerima kekalahan. Mereka bekerja keras. Tidak ada satu pun keluhan, bahkan satu persen pun," kata juru taktik asal Jerman tersebut, dikutip dari Reuters, Selasa (14/7/2026).

Ini adalah kedua kalinya Inggris melangkah ke semifinal dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia. Pada 2018, impian mereka melangkah ke final dihentikan oleh Kroasia dengan skor 1-2 setelah melalui babak tambahan.

Misi Pertahankan Gelar

Argentina sebagai juara bertahan Piala Dunia dianggap belum banyak mendapat ujian berarti. Tergabung ke dalam Grup J, mereka menyapu bersih tiga pertandingan melawan Aljazair, Austria, dan Yordania dengan kemenangan.

Berlanjut ke babak gugur, lawan yang dihadapi Argentina adalah tim penuh kejutan, Tanjung Hijau. Meski demikian, skuad asuhan Lionel Scaloni harus melalui babak tambahan untuk memastikan keunggulan 3-2.

Lawan selanjutnya bagi Argentina adalah Mesir. Di atas kertas, lagi-lagi skuad mereka diunggulkan, akan tetapi kemenangan 3-2 didapatkan dengan cara sulit, karena sempat tertinggal dua gol terlebih dulu.

Duel hingga ke babak tambahan kembali harus dilakoni Argentina saat menghadapi Swis di perempat final. Albiceleste yang sempat tertekan berhasil memanfaatkan kartu merah yang diterima Breel Embolo untuk merebut kemenangan 3-1.

Argentina mendapat banyak sorotan sepanjang perjalanan di Piala Dunia 2026. Keputusan wasit dalam beberapa pertandingan dianggap memberi keuntungan tersendiri. Bahkan di media sosial, mereka banjir kritik hingga mendapat julukan VARgentina.

Scaloni menolak anggapan timnya bisa melaju hingga ke semifinal Piala Dunia 2026 karena diuntungkan wasit. Ia meminta publik melihat bagaimana kerja keras yang dilakukan tim asuhannya untuk meraih kemenangan.

"Tim ini tidak pernah menyerah dan terus berusaha sampai akhir. Hingga peluit akhir berbunyi, kami tidak menyerah pada satu bola pun dan terus bermain dengan cara yang kami kuasai," kata pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Lionel Messi yang masih menjadi tumpuan lini depan Argentina harus diwaspadai oleh Inggris. Meski sudah berusia 39 tahun, pemain berjuluk La Pulga tersebut masih produktif dengan tujuh gol. Jumlah tersebut menempatkannya di posisi teratas top-scorer dengan tujuh gol, sama seperti Kylian Mbappe (Prancis) dan Erling Haaland (Norwegia).

Messi yang akan memimpin rekan setimnya untuk mempertahankan gelar juara merasa laga melawan Inggris sangat spesial. Karena sepanjang karier internasionalnya, ini adalah kali pertama ia merasakan berhadapan dengan The Three Lions.

"Ini pertandingan yang spesial karena Inggris adalah tim hebat, salah satu kekuatan besar sepak bola dunia. Selalu menyenangkan menghadapi tim seperti mereka dalam pertandingan sebesar ini," ujar Messi.

INGGRIS VS ARGENTINA

SEMIFINAL

Waktu: Rabu, 15 Juli 2026

Tempat: Atlanta Stadium

Wasit: Ismail Elfath (Amerika Serikat)

Peluang: 50-50

Perkiraan Susunan Pemain

Inggris (4-2-3-1): 1-Jordan Pickford; 2-Ezri Konsa, 5-John Stones, 6-Marc Guehi, 3-Nico O'Reilly; 4-Declan Rice, 8-Elliot Anderson; 20-Bukayo Saka, 10-Jude Bellingham, 18-Anthony Gordon; 9-Harry Kane.

Cadangan: 13-Dean Henderson, 23-James Trafford, 15-Dan Burn, 25-Djed Spence, 24-Reece James, 12-Trevoh Chalobah, 21-Eberechi Eze, 14-Jordan Henderson, 16-Kobbie Mainoo, 17-Morgan Rogers, 7-Bukayo Saka, 22-Ivan Toney, 11-Marcus Rashford, 19-Ollie Watkins.

Pelatih: Thomas Tuchel

Argentina (4-4-2): 23-Emiliano Martinez; 26-Nahuel Molina, 13-Cristian Romero, 6-Lisandro Martinez, 3-Nicolas Tagliafico; 7-Rodrigo De Paul, 5-Leandro Paredes, 24-Enzo Fernandez, 20-Alexis Mac Allister; 10-Lionel Messi, 9-Julian Alvarez.

Cadangan: 12-Geronimo Rulli, 1-Juan Musso, 25-Facundo Medina, 4-Gonzalo Montiel, 2-Marcos Senesi, 8-Valentin Barco, 19-Nicolas Otamendi, 14-Exequiel Palacios, 16-Thiago Almada, 18-Nico Paz, 15-Nicolas Gonzalez, 17-Giuliano Simeone, 21-Jose Lopez, 11-Giovani Lo Celso, 22-Lautaro Martinez.

Pelatih: Lionel Scaloni

Pertemuan Kedua Tim

25/5/1991 - Inggris 2-2 Argentina - Persahabatan

1/7/1998 - Argentina 2 (4)-(3) 2 pen - Piala Dunia 1998

23/2/2000 - Inggris 0-0 Argentina - Persahabatan

7/6/2002 - Argentina 0-1 Inggris - Piala Dunia 2002

12/11/2005 - Inggris 3-2 - Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Inggris

26/6/2026 - Inggris 0-0 Gana - Piala Dunia 2026

28/6/2026 - Panama 0-2 Inggris - Piala Dunia 2026

1/7/2026 - Inggris 2-1 RD Kongo - Piala Dunia 2026

6/7/2026 - Meksiko 2-3 Inggris - Piala Dunia 2026

12/7/2026 - Norwegia 1-2 Inggris - Piala Dunia 2026

Lima Pertandingan Terakhir Argentina

23/6/2026 - Argentina 2-0 Austria - Piala Dunia 2026

28/6/2026 - Yordania 1-3 Argentina - Piala Dunia 2026

4/7/2026 - Argentina 3-2 Tanjung Hijau (A.E.T) - Piala Dunia 2026

7/7/2026 - Argentina 3-2 Mesir - Piala Dunia 2026

12/7/2026 - Argentina 3-1 Swis (A.E.T) - Piala Dunia 2026 (*)

Hide Ads Show Ads