Dinas Kesehatan Jabar Dorong Warga Waspadai Sebaran Influenza Tipe A
Bandung: Dinas Kesehatan Jawa Barat (Jabar) mendorong masyarakat di Jabar mewaspadai sebaran Influenza Tipe A. Pasalnya saat ini penyakit tersebut tengah merebak di sejumlah wilayah di Jabar.(28/9/26)
Dinas Kesehatan Jawa Barat mencatat sebanyak 65 kasus terkonfirmasi positif Influenza Tipe A di Kota Bandung. Meski angka tersebut cenderung cukup banyak, masyarakat diminta tidak panik dan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat.
Kepala Dinkes Jawa Barat, Vini Adiani mengatakan, Influenza ini pada dasarnya merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, gejala yang ditimbulkan cenderung lebih berat dibandingkan flu biasa.
Menurutnya, Influenza Tipe A memiliki tingkat penularan yang lebih cepat. Yakni dengan gejala seperti demam tinggi, pusing hebat hingga nyeri sendi.
“Influenza Tipe A itu sebetulnya penyakit biasa yang disebabkan oleh virus dan bisa sembuh sendiri. Gejalanya memang lebih berat dari flu biasa, seperti sakit kepala dan panas badan tinggi, tetapi penyakit ini tidak menyebabkan kematian,” kata Vini Adiani Dewi melalui keterangan persnya, Sabtu, 26 September 2026.
Dengan temuan kasus yang ada, Dinas Kesehatan Jabar meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala yang muncul. Warga disarankan melakukan pemantauan selama tiga hari sejak gejala awal dirasakan.
Masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Terutama jika demam tinggi tidak kunjung mereda atau muncul gejala sesak napas.
“Kalau timbul gejala berat, patokannya tiga hari. Jika masih panas tinggi atau timbul sesak, cepat ke fasilitas pelayanan kesehatan. Penyakit apa pun tetap berisiko jika pasien memiliki penyakit dasar,” katanya.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap kelompok rentan. Terutama balita dan lansia yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.(*)
