Jangan Remehkan Influenza A, Kenali Gejala Beratnya
Karawang : Dokter spesialis kedokteran okupasi, dr Hasto Harsono, mengingatkan masyarakat tidak menganggap remeh influenza A. Ia membagikan pengalamannya saat mengalami penyakit tersebut dengan gejala yang cukup berat.
![]() |
| Masyararkat harus waspada dengan influenza A karena gejalanya berbahaya untuk kesehatan. (Foto: Instagram Kemenkes) |
“Saya mau sharing beberapa hari lalu saya kena sakit ini. Gejalanya berat banget,” kata Hasto dalam akun media sosialnya, dilihat Minggu, 27 Agustus 2026.
Hasto menyebut demam tinggi menjadi salah satu gejala yang dirasakannya. Suhu tubuhnya mencapai lebih dari 38 derajat Celsius dan sulit turun.
"Minum paracetamol turun sebentar, badan sampai menggigil. Saya sudah pakai sweater, selimut double tetapi masih saja menggigil," katanya.
Selain demam, Hasto mengalami kelelahan ekstrem hingga kesulitan menggerakkan tubuh. Kondisi tersebut membuatnya lebih banyak terbaring di tempat tidur.
"Rasanya capek kayak habis kerja luar biasa lelah, badan nempel terus di tempat tidur. Saya satu hari, satu malam tidak bangun, kalau bangun untuk ke toilet dan itu pun effort, salat dijamak," ujarnya.
Hasto juga merasakan nyeri dan ngilu pada tubuh, sakit kepala, pusing, serta mual. Kondisi tersebut membuat nafsu makannya menurun hingga sulit mengonsumsi makanan.
"Badan nyeri dan ngilu kemudian sakit kepala tetapi masih so-so. Pusing dan mual, tidak ingin makan apalagi posisi duduk atau berdiri rasanya ingin ambruk," katanya.
Gejala lainnya berupa tenggorokan kering dan kesulitan menelan makanan. Hasto menilai kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas dan produktivitas masyarakat.
"Tenggorokan rasanya kering, rasanya membayangkan sawah kering dan retak-retak. Rasanya sakit banget, jadi meskipun tidak menyebabkan kematian tetapi jelas mengurangi produktivitas," ujarnya.
Hasto mengingatkan influenza A perlu diwaspadai kelompok rentan, seperti balita dan lanjut usia. Risiko juga perlu diperhatikan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid.
Ia mengimbau masyarakat menjaga kondisi tubuh untuk mengurangi risiko penularan influenza A. Upaya tersebut antara lain mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak saat berada di kerumunan, dan menjaga daya tahan tubuh.
"Teman-teman lagi banyak influenza A, jangan sampai kena. Gejala tidak kaleng-kaleng," kata Hasto.(*)
