Emas Antam Bertahan Rp2,54 Juta per Gram, Emas Dunia di Bawah US$4.000 dan Rupiah Dibuka Melemah
JAKARTA - Harga emas batangan Antam dan nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Senin, 26 Oktober 2026 dengan arah berbeda. Emas Antam stabil di Rp2,54 juta per gram, sementara rupiah dibuka melemah di kisaran Rp18.110 per dolar AS di pasar spot.
HARGA EMAS ANTAM
Berdasarkan pembaruan resmi Logam Mulia pukul 07.55 WIB pagi ini, harga emas Antam 1 gram berada di Rp2.540.000, persis sama dengan posisi Sabtu, 24 Oktober 2026. Tidak ada kenaikan maupun penurunan untuk pembukaan hari ini.
Stabilitas ini memperpanjang jeda setelah sepekan penurunan beruntun. Sepanjang pekan lalu harga terkoreksi dari Rp2.574.000 pada Senin, 19 Oktober, menjadi Rp2.540.000 pada Jumat, 23 Oktober.
Harga buyback atau beli kembali juga bertahan di Rp2.335.000 per gram.
Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (belum termasuk pajak)
0,5 gram: Rp1.320.000; 1 gram: Rp2.540.000; 2 gram: Rp5.020.000; 5 gram: Rp12.475.000; 10 gram: Rp24.895.000; 25 gram: Rp62.112.000; 50 gram: Rp124.145.000; 100 gram: Rp248.212.000; 1.000 gram: Rp2.480.600.000 .
Di Pegadaian, harga emas Antam tercatat sedikit lebih tinggi yakni Rp2.579.000 per gram dengan buyback Rp2.301.000.
*ISI - HARGA EMAS DUNIA:*
Dari sisi global, emas dunia (XAU/USD) terperosok di bawah US$4.000. Pada Senin pagi berada di kisaran US$3.981,3 per troy ounce, melemah 0,29 persen, setelah Jumat ditutup di US$3.995,52 yang menjadi level terendah sejak 16 Juli 2026. 3dd5
Dalam sepekan, logam mulia turun 4,1 persen. Pemicunya sikap higher for longer The Fed dengan Fed Funds Rate di 3,75 persen dan yield US Treasury 10 tahun di 4,96 persen. f6a4
RUPIAH HARI INI :
Rupiah membuka pasar spot dengan pelemahan 0,29 persen ke Rp18.110 per dolar AS, menyusul tekanan dari harga minyak mentah Brent di US$115,28 per barel. Tak lama berselang, rupiah memangkas pelemahan jadi 0,16 persen ke Rp18.085 per dolar AS pada 09:08 WIB.
Di pasar luar negeri rupiah masih bertahan di kisaran Rp18.118 per dolar AS, tertekan sentimen eksternal dan domestik. Meskipun indeks dolar AS sedikit melandai ke 101,63 karena yield US Treasury terpangkas jadi 4,96 persen.
Data Bloomberg pukul 09.05 WIB mencatat rupiah turun 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp18.085 per dolar AS, dengan indeks dolar AS melemah 0,18 persen ke 101,631.
Untuk acuan perbankan, BCA e-rate pagi ini menetapkan beli Rp18.077 dan jual Rp18.097, Mandiri special rate beli Rp18.050 dan jual Rp18.080.
Pasar pekan ini akan fokus pada keputusan suku bunga The Fed pada 27-28 Oktober 2026, data inflasi PCE AS, serta perkembangan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu pasokan minyak. Investor cenderung beralih ke aset safe haven di tengah ketidakpastian tersebut.(*)
