32 Hari Menuju Pilkades Digital Serentak Karawang 2026, Tren Ngaliwet Bareng Viral Jadi Jurus Efektif Raih Simpati, Jaga Kearifan Lokal
Karawang : Tinggal 32 hari lagi menuju pelaksanaan Pilkades Digital serentak di Kabupaten Karawang pada 22 November 2026. Seribu macam cara dilakukan para calon kepala desa (Cakades) untuk meraih simpati dan empati para pendukungnya. Salah satu yang tengah viral dan dinilai paling efektif dan elegan l adalah tradisi ngaliwet bareng dalam satu kelompok.(21/10/26).
Cara sederhana ini kini dijadikan alat silaturahmi paling ampuh antara calon kades, kader, dan para pendukungnya di berbagai desa di Karawang.
Jika sebelumnya para calon kerap menggelar acara gebyar musik, dangdut, atau hura-hura yang menelan biaya besar, kini tren beralih ke ngaliwet.
Cara ini dinilai jauh lebih efektif dan membumi. Pasalnya, dengan ngaliwet bareng, manfaatnya langsung terasa, lebih hemat, dan yang terpenting menjaga kearifan lokal Sunda yang mulai luntur.
Pantauan Pelita Karawang di lapangan, seperti yang terlihat pada foto viral warga yang menggelar liwetan di atas daun pisang di tengah gang kampung pada malam hari, tua dan muda kumpul menjadi satu. Makan bareng tanpa jeda dan tanpa sekat.
Tiada sekat antara si kaya dan si miskin. Semua duduk bersama di atas terpal merah yang sama, makan dengan tangan, sambil ngobrol santai, membahas program desa ke depan.
"Gotong royongnya terasa, saling menghargainya juga muncul. Calon kades tidak di atas panggung, tapi duduk sama rendah dengan warganya," ujar salah seorang warga yang ikut ngaliwet.
Selain menjaga kearifan lokal dan memperkuat nilai gotong royong serta silaturahmi, metode ngaliwet ini juga dinilai mampu meminimalisir gesekan antar pendukungm
Tidak ada euforia berlebihan, tidak ada sound system yang mengganggu warga lain. Suasana kekeluargaan yang tercipta membuat suhu politik di tingkat desa tetap adem menjelang Pilkades Digital 22 November nanti.
Dengan makan bersama, aspirasi bisa disampaikan langsung, keluhan warga bisa didengar tanpa formalitas. Inilah demokrasi desa yang sesungguhnya: sederhana, kenyang, dan akrab.
Pilkades Digital Karawang 2026 sendiri menjadi perhatian karena Karawang menjadi salah satu pionir penerapan e-voting di tingkat desa di Jawa Barat.(Red)

