Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Rupiah Melemah ke Rp18.033 dan IHSG Berbalik Menguat ke 5.410 Hari Ini 22 Oktober 2026
Jakarta : Pasar keuangan dan komoditas bergerak variatif pada perdagangan hari ini, Rabu, 22 Oktober 2026. Harga emas Antam melanjutkan koreksi, nilai tukar rupiah melemah menembus Rp18.000 per dolar AS, sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat setelah sempat anjlok di pembukaan.
Harga Emas Antam Turun Rp4.000
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melalui Logam Mulia turun Rp4.000 menjadi Rp2.550.000 per gram pada Kamis, 22 Oktober 2026. Penurunan ini memperpanjang tren koreksi tiga hari berturut-turut. Sebelumnya harga berada di Rp2.554.000 per gram pada 21 Oktober dan Rp2.564.000 pada 20 Oktober.
Harga pembelian kembali atau buyback juga melemah Rp4.000 menjadi Rp2.365.000 per gram. Spread jual-beli berada di Rp185.000 per gram atau sekitar 7,25 persen. d341
Di Pegadaian, harga emas Antam 1 gram tercatat Rp2.589.000, lebih tinggi Rp39.000 dari harga dasar Logam Mulia. Sementara emas dunia di pasar spot berada di kisaran US$4.122 – US$4.141 per troy ons.
Rupiah Melemah ke Rp18.033 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan. Berdasarkan data Bloomberg dan laporan ANTARA, rupiah dibuka di Rp18.033 – Rp18.035 per dolar AS, turun 11 poin atau 0,06 persen dari penutupan sebelumnya Rp18.022 per dolar AS. cd84
Sepanjang pagi rupiah sempat bergerak di rentang Rp17.997 – Rp18.049 dan terpantau di Rp18.044 pada pukul 09.58 WIB. Pelemahan terjadi setelah Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di 5,75 persen. Namun data JISDOR Bank Indonesia justru menunjukkan rupiah menguat tipis 0,11 persen ke Rp17.986 per dolar AS.
Ekonom CORE, Yusuf Rendy Manilet, menilai tekanan rupiah dipengaruhi sikap hati-hati investor terhadap potensi arus keluar modal usai usulan reklasifikasi MSCI terhadap pasar modal Indonesia.
IHSG Sempat Anjlok 1,52 Persen Lalu Rebound ke 5.410
IHSG dibuka rontok 1,52 persen atau 81,12 poin ke level 5.247,24 pada awal perdagangan Kamis, 22 Oktober 2026, dari penutupan sebelumnya 5.328,36. Sebanyak 557 saham melemah, 82 menguat, dan 324 stagnan. 9752
Namun indeks berbalik arah. Hingga pukul 11.08 WIB, IHSG menguat 1,54 persen ke level 5.410,64 dan sempat menyentuh 5.402 pada sesi I. Pada akhir sesi pertama, IHSG tercatat menguat 1,7 persen ke 5.418,99 ditopang seluruh sektor, dengan sektor energi memimpin kenaikan 3,24 persen. 4cd0
Sentimen pasar hari ini masih dibayangi isu MSCI yang membuka konsultasi publik terkait usulan penurunan klasifikasi pasar Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market, serta keputusan BI Rate dan pergerakan rupiah.(Red)
