Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

IHSG Dibuka Menguat ke 5.442 pada Senin 26 Oktober, Asing Masih Net Sell Rp1,62 Triliun

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Senin, 26 Oktober 2026. Pada awal sesi pertama, IHSG berada di level 5.442,3 atau naik 3,04 poin (0,06 persen) dibandingkan penutupan sebelumnya.
IHSG Dibuka Menguat ke 5.442 pada Senin 26 Oktober, Asing Masih Net Sell Rp1,62 Triliun

Pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG menguat 0,95 persen atau 51,36 poin ke level 5.439. Meski demikian, pasar saham domestik masih menghadapi tekanan akibat aksi jual bersih investor asing yang mencapai Rp1,62 triliun.

Saham BBCA, BBRI, BBNI, GOTO, dan BRIS menjadi sejumlah saham yang paling banyak dilepas investor asing. Kendati demikian, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji level resistensi berikutnya.

"IHSG mampu ditutup di atas level 5.400 pada akhir pekan kemarin. Sehingga terbuka potensi penguatan lebih lanjut untuk menguji level resistance berikutnya di 5.500-5.600," kata Tim Phintraco Sekuritas dalam analisisnya, Senin, 26 Oktober 2026.

Namun investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko eksternal. Phintraco menyoroti kenaikan harga minyak, koreksi harga emas, serta pelemahan nilai tukar rupiah.

"Cermati saham sektor energi dan batubara, perkapalan tanker dan jasa penunjang migas, serta saham berorientasi ekspor," ujarnya.

Selain itu pelaku pasar akan memantau situasi di Timur Tengah terkait potensi gangguan pasokan minyak global, pertemuan FOMC The Fed pekan ini, data inflasi PCE AS, pertumbuhan ekonomi kuartal III, serta pertemuan bank sentral Eropa dan Jepang. Di tengah ketidakpastian tersebut, investor cenderung beralih ke aset safe haven sehingga imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun turun di bawah 5 persen.(*)

Hide Ads Show Ads