Jalur Maut Bandung-Cirebon: 3 Kecelakaan Beruntun di Pamulihan-Jatinangor dalam 3 Hari
Sumedang – Jalur lalu lintas Bandung–Cirebon, khususnya lintasan Pamulihan–Jatinangor, Kabupaten Sumedang, mencatatkan tiga kasus kecelakaan lalu lintas dalam tiga hari berturut-turut.
Peristiwa di lokasi berdekatan ini melibatkan berbagai jenis kendaraan, mulai sepeda motor, truk tronton, bus penumpang, hingga truk pengangkut batu bara. Berikut rentetan kejadian dilansir dari Instagram @sumedangaktif:
1. Tabrakan Beruntun di Cigendel, Pamulihan – Kamis 22 Oktober 2026*
Insiden terjadi sekitar pukul 08.50 WIB di Jalan Raya Cirebon–Bandung, kawasan Cigendel, Pamulihan. Kecelakaan melibatkan truk tronton pengangkut garam (D 8160 CB), Honda Beat biru toska (Z 2597 BU), dan Honda Vario merah (Z 3667 AT).
Pengendara Honda Beat, Zakariya, warga Cinangka, Desa Cigendel, meninggal dunia di lokasi. Sementara pengendara Vario, Abdul Holik, warga Dusun Lebaksungka, Desa Citali, mengalami luka-luka.
2. Motor vs Bus PO Arimbi di Hegarmanah, Jatinangor
Kecelakaan berikutnya terjadi di Hegarmanah, Jatinangor sekitar pukul 11.30 WIB, melibatkan sepeda motor Yamaha Jupiter dan bus PO Arimbi. Pengendara motor Davaza Dwi Septiana (19), warga Desa Tani Mulya, Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, meninggal dunia di lokasi.
3. Truk Batu Bara Rem Blong Tabrak Bangunan – Sabtu 24 Oktober 2026
Insiden ketiga terjadi di jalur Tanjungsari–Jatinangor, tepatnya Hegarmanah setelah Saung Nini dekat gudang ekspedisi SPX. Truk pengangkut batu bara yang meluncur dari arah Sumedang diduga mengalami rem blong hingga menghantam bangunan.
Rentetan laka ini menambah daftar panjang kerawanan jalur Bandung-Cirebon yang dikenal berkelok dan menurun. Pengendara diimbau ekstra hati-hati, periksa kondisi rem, dan kurangi kecepatan di titik Pamulihan–Jatinangor.(*)
