KPK Telusuri Uang Rp934 Juta di Tong Biru Rumah Hanaku Agni Sadewo Adik Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo 19 Oktober 2026 — Hasil OTT Rp1,2 M
Jakarta :; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri temuan uang tunai senilai Rp934 juta yang disimpan di sebuah tong berwarna biru. Barang tersebut ditemukan di rumah Hanaku Agni Sadewo, adik Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik akan mengusut tujuan penggunaan tong tersebut sebagai tempat penyimpanan uang. KPK akan mengonfirmasi temuan itu kepada Hamenang serta mendalami peran adiknya dalam pengelolaan uang tersebut.
“Penyidik akan menelusuri penggunaan tong tersebut sebagai wadah uang-uang yang diterima bupati,” ujarnya, Senin 19 Oktober 2026. “Apakah ada maksud agar tidak terdeteksi atau seperti apa.”
Penyidik juga mendalami peran Hanaku dalam mengelola arus keluar-masuk uang yang diduga terkait gratifikasi di Pemerintah Kabupaten Klaten. “Tong tersebut diamankan saat operasi tangkap tangan dan menjadi salah satu barang bukti yang penting,” kata Budi.
Temuan uang tersebut berawal dari OTT yang dilakukan KPK pada di wilayah Klaten, Surakarta, dan Jakarta, Kamis 15 Oktober 2026. KPK mengamankan 23 orang serta menyita uang tunai sekitar Rp1,2 miliar dan mata uang asing sebesar 5.972 yuan.
Dari total uang yang disita, Rp934 juta ditemukan di dalam tong biru di rumah Hanaku. Sementara itu, sekitar Rp300 juta lainnya ditemukan dalam sejumlah amplop terpisah.
KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Klaten, Surakarta, dan Jakarta pada Kamis 15 Oktober 2026. Penyidik mengamankan 23 orang serta menyita uang tunai sekitar Rp1,2 miliar dan mata uang asing sebesar 5.972 yuan.
Dari total uang yang disita, sebanyak Rp934 juta ditemukan di dalam tong biru di rumah Hanaku. Sedangkan sekitar Rp300 juta lainnya ditemukan dalam sejumlah amplop terpisah.
KPK menduga sebagian uang tersebut berkaitan dengan setoran dari pengusaha tambang galian C senilai Rp245 juta. Penyidik juga menelusuri dugaan aliran komitmen fee proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.
KPK telah menahan Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah. Satu tersangka lain yang telah ditahan adalah Muhammad Amin Wahyu Utomo dari pihak swasta.
Hamenang diduga terlibat suap terkait audit laporan keuangan dan pemerasan terkait upah pungut. Dia juga diduga menerima setoran dari BUMD serta gratifikasi proyek di lingkungan Pemkab Klaten.(PK).
