Hari ini
Cuaca 0oC
Breaking News

Nilai Tukar Rupiah Terkonsolidasi dan Naik Tipis ke Level Rp17.991 per Dolar AS

Jakarta – Nilai tukar rupiah menguat tipis pada pembukaan perdagangan Rabu 21 Oktober 2026. Rupiah naik 0,01 persen ke posisi Rp17.991 per dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan penutupan sehari sebelumnya.
Nilai Tukar Rupiah Terkonsolidasi dan Naik Tipis ke Level Rp17.991 per Dolar AS

Rupiah terpantau masih bergerak naik jelang jeda perdagangan siang ke level Rp17.977 per dolar AS. "Rupiah akan terkonsolidasi terhadap dolar AS dengan potensi menguat terbatas," kata analis pasar uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong.

Menurut dia, ini merupakan antisipasi terhadap kenaikan suku bunga pada Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI). Departemen Komunikasi BI menginformasikan, rapat yang biasanya dilaksanakan pukul 14.00 WIB dimajukan ke pukul 13.30 WIB.

“Penyesuaian waktu semata-mata mempertimbangkan pengaturan agenda kedinasan Gubernur BI," kata Kepala Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso. Rapat Dewan Gubernur BI pada Rabu, 21 Oktober 2026, akan menentukan tingkat suku bunga acuan bulan ini.

Di sisi lain, Lukman mengatakan sentimen di pasar ekuitas domestik masih akan mendikte rupiah. “Kalau pasar ekuitas membaik, ini akan kembali mendorong penguatan rupiah,” ucapnya.

Nilai tukar rupiah diperkirakan akan bergerak pada kisaran Rp17.850-Rp18.000 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar AS diperkirakan bergerak di level 101,70-101,88 atau turun sekitar 0,2-0,27 persen dibandingkan sehari sebelumnya.

Penurunan indeks dolar AS dipengaruhi oleh merosotnya tingkat imbal hasil obligasi AS dan harga minyak mentah dunia. Sementara itu, pasar juga mengantisipasi rapat-rapat pimpinan bank sentral sejumlah negara pada pekan depan.(Res)

Hide Ads Show Ads