Pasar Lesu Akhir Pekan: Emas Turun Rp 20 Ribu, IHSG ke 5.057, Rupiah Melemah Tipis
KARAWANG - Pasar keuangan domestik bergerak lesu pada akhir pekan, Sabtu (31/10/2026). Harga emas Antam kembali terkoreksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah signifikan sepekan, sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung stabil dengan pelemahan tipis.
Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk anjlok pada perdagangan hari ini. Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram berada di Rp 2.526.000, merosot Rp 20.000 dibandingkan Jumat (30/10/2026) yang di level Rp 2.546.000 per gram. Sementara harga buyback turun lebih dalam Rp 65.000 menjadi Rp 2.276.000 per gram.
Di pasar saham, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan periode 26-30 Oktober 2026 menunjukkan koreksi signifikan. IHSG terkoreksi 7,03% dan ditutup pada level 5.057,050 dibandingkan posisi 5.439,258 pada penutupan pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar BEI pun menyusut Rp 721 triliun menjadi Rp 8.862 triliun.
Pelemahan juga terjadi pada nilai tukar rupiah. Berdasarkan data pasar, kurs dolar AS terhadap rupiah pada Sabtu (31/10/2026) berada di kisaran Rp 18.133 per dolar AS, turun 21 poin atau 0,12% dibandingkan posisi sebelumnya. Kurs tengah Bank Indonesia tercatat di Rp 18.128 dengan kurs jual Rp 18.218,6 dan beli Rp 18.037,4, sementara e-Rate BCA berada pada Rp 18.075 (beli) hingga Rp 18.185 (jual). aa901056
Tekanan jual investor asing, pelemahan rupiah, serta sentimen global terkait imbal hasil US Treasury yang tinggi menjadi faktor pemberat IHSG menjelang perdagangan awal November.(*)
